Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
NTP Peternakan Bulan Februari Turun
04 Maret 2019 Admin Website Berita 6

NTP Provinsi Kalimantan Timur Februari 2019 sebesar  94,47 atau naik 0,31 persen dibanding NTP pada bulan Januari yang  tercatat sebesar  94,18. Peningkatan NTP disebabkan oleh penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib).  

NTP per subsektor Provinsi Kalimantan Timur Februari 2019 yaitu Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 95,16, Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 90,92; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 80,85, Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 112,36 dan Nilai Tukar Petani Perikanan (NTPN) sebesar 104,05.  

Pada Februari 2019, hanya subsektor peternakan yang mengalami penurunan NTP, yaitu sebesar 1,08 persen sedangkan subsektor lainnya meningkat. NTPP mengalami peningkatan sebesar 0,34 persen, NTPH mengalami peningkatan sebesar 0,45 persen, NTPR mengalami peningkatan 0,92 persen, dan NTPN mengalami peningkatan sebesar 1,04 persen. 

Pada bulan Februari 2019, NTPT mengalami penurunan dengan persentase sebesar 1,08 persen. Hal ini disebabkan Indeks Harga yang Diterima Petani menurun sebesar 1,27 persen walaupun Indeks Harga yang Dibayar Petani juga menurun 0,18 persen pada Februari 2019. Walaupun mengalami penurunan, NTP pada subsektor peternakan tetap menjadi NTP dengan nilai paling tinggi di antara subsektor pertanian lainnya. 

Jika dilihat berdasarkan kelompok It-nya, hanya kelompok ternak kecil yang mengalami peningkatan indeks sedangkan kelompok ternak besar, unggas, dan hasil ternak mengalami penurunan. Penurunan It paling besar terjadi pada kelompok hasil ternak yang menurun 1,27 persen dibanding bulan sebelumnya. 

Di sisi lain, penurunan Ib di bulan Februari 2019 hanya terjadi pada kelompok konsumsi rumah tangga yang menurun 0,52 persen sedangkan kelompok BPPBM mengalami peningkatan 0,47 persen. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) menggambarkan seberapa besar tingkat pendapatan yang diterima petani yang digunakan hanya untuk kegiatan usaha, dalam hal ini untuk biaya produksi pertanian. NTUP tidak memperhitungkan harga yang digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga petani sehingga lebih menggambarkan tingkat pengeluaran riil untuk usaha pertanian. NTUP dihitung berdasarkan perbandingan nilai It dan komponen Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) pada kelompok Ib.  

Ib kelompok konsumsi rumah tangga yang membuat nilai NTP meningkat karena mengalami penurunan, tidak dimasukkan ke dalam penghitungan NTUP. Dengan begitu, NTUP pada Februari secara umum sebesar 106,03, mengalami penurunan sebesar 0,24 persen dibanding bulan sebelumnya. Jika dilihat per subsektor, hanya ada 2 subsektor pertanian yang mengalami peningkatan NTUP yaitu subsektor perkebunan rakyat (0,36 persen) dan subsektor perikanan (0,61 persen). Di sisi lain, subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan mengalami penurunan NTUP masing-masing sebesar 0,21 persen, 0,09 persen, dan 1,72 persen pada Februari 2019. Hanya subsektor perkebunan rakyat yang memiliki NTUP di bawah 100. Hal ini menunjukkan bahwa petani subsektor perkebunan rakyat mengalami penurunan dalam hal perdagangan dimana harga yang mereka bayar (khususnya untuk produksi pertanian pada subsektor perkebunan rakyat) mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada harga yang mereka terima terhadap tahun dasar (tahun 2012).

Sumber: BPS Prov. Kalimantan Timur


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb