Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
PANEN PERDANA LEGUME “Indigofera Zollingeriana” di LAHAN EKS TAMBANG PT. JEMBAYAN MUARA BARA KAB. KUTAI KARTANEGARA
15 Agustus 2018 Admin Website Berita 217

Sambutan pertama oleh Bpk. Adi yang mewakili manajemen PT. Jembayan Muara Bara Group. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu untuk mengembangkan peternakan untuk menambah mata pencaharian masyarakat sehingga bernilai positif. Diinformasikan total penanaman Hijauan Pakan Ternak seluas 23 Ha yang terdiri dari legume Indigofera (9 Ha), kaliandra merah, turi, gamal dan Lamtoro (14 Ha). Selain legume juga telah dilakukan penanaman rumput gajah dengan target 5 Ha namun baru terealisasi 1 Ha karena kendala memasuki musim kemarau. Diarea lain juga sudah ditanam indigofera 3 Ha, sehingga total untuk indigofera seluas 12 Ha. Awalnya penanaman indigofera tahun 2016 dikembangkan oleh kelompok tani Jadi Makmur Bersama yang hanya beberapa pohon sekitar 12 pohon, yang kemudian dikembangkan dengan menyemai benih HPT hingga sekarang sudah menanam lebih dari 6000 pohon. Bpk  Adi juga menyampaikan bahwa adanya Integrated Farming System di area reklamasi tambang seluas 360 Ha alokasi untuk peternakan ( pengembangan ternak sapi, kambing dan kebun HPT), pertanian ( sawah, juga reseach cabe, kedelai dan tomat), tanaman doyo, misalkan berhasil akan di share ke 5-6 desa binaan dan harapannya selalu berkoordinasi dengan dinas terkait sehingga pengembangan pertanian dan peternakan dapat berjalan baik dengan adanya dukungan dari pemerintah.

Sambutan selanjutnya dari Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara,yang mengapresiasi dan memberi dukungan kegiatan penanaman indigofera sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pakan ternak, yang kedepannya siap berkoordinasi demi kemajuan peternakan.  Untuk tanaman indogofera ini sebaiknya jika diberikan pada ternak tidak 100 % tetapi perlu dibarengi dengan jenis bahan pakan lainnya, juga dilayukan terlebih dahulu. Kalimantan Timur berpeluang untuk mengembangkan sentra peternakan, karena selama ini kita banyak mendatangkan ternak dari luar Kaltim dan juga daging beku. Harapannya melalu kegiatan pengembangan peternakan di lahan eks tambang PT. Jembayan Muara Bara dapat mensuplai kebutuhan daging di Kalimantan Timur.

Selanjutnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kawasan dan Usaha Peternakan (Ir. Yakob Pangedongan,M.Si) dalam sambutannya juga mengapresiasi kegiatan pengembangan tanaman indigofera. Khususnya tanaman indigofera disarankan untuk tidak dipotong semua, sehingga ada sebagian untuk pembibitan untuk kedepannya bisa mensuplai kebutuhan benih/bibit  indigofera untuk kelompok/daerah lain yang membutuhkan benih indogofera karena selamanya ini bibit/benih indigofera didatangkan dari luar Kalimantan Timur. Manajemen pemotongan indigofera perlu diperhatikan, pemangkasan awal perlu dilakukan untuk menghasilkan bagian cabang dan dedauanan yang baik. Pemotongan yang tepat akan merangsang pertumbuhan cabang yang banyak dan kuat. Diakhir kata mengucapkan terima kasih karena pengembangan indigofera dilahan eks tambang di PT. Jembayan Muara Bara mejadi pelopor untuk sentra pembibitan indigofera untuk kedepannya sehingga upaya penyediaan pakan dari jenis legume ini terpenuhi sepanjang musim.

Acara  selanjutnya yaitu secara simbolis dilakukan pemanenan legume indogofera oleh pihak manajemen PT. JMB Group, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Kaltim yang diwakili oleh Kabid Pengembangan Kawasan dan Usaha Peternakan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Kutai Kartanegara.

Oleh: Dewi Eka N.A, S.Pt (Pengawas Mutu Pakan Muda, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Kaltim)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb