Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Penambahan Populasi Sapi Bisa Lewat KPN
11 September 2014 Admin Website Berita 254
Penambahan Populasi Sapi Bisa Lewat KPN Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak

Melalui KPN, katanya, SKPD bisa mengembangkan 2 ribu ekor sapi sehingga dapat medukung perwujudan target pembangunan sektor peternakan 2 juta ekor sapi pada 2018 yang telah ditetapkan Pemprov Kaltim.

    Untuk itu, dia meminta agar tiap-tiap SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim yang telah memiliki koperasi agar menambahkan usahanya untuk menunjang program pertanian dalam arti luas di Kaltim.

    Hal ini sekaligus untuk mendukung pencanangan program ketahanan dan kemandiran pangan yang ditetapkan dalam Visi Kaltim Maju 2018, yakni menjamin ketersediaan enam komoditas utama pangan seperti beras, jagung, kedelai, ubi kayu, daging sapi, dan ikan pada 2018 sebagai upaya memenuhi persediaan pangan berbasis kemandirian.

    Untuk program 2 juta ekor sapi pada 2018, saat ini Kaltim telah bekerjasama dengan banyak pihak, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, pengusaha tambang, pengusaha kelapa sawit, perbankan, dan masyarakat ternak.

    Dia mengatakan bahwa Pemprov Kaltim telah menetapkan target rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2014-2018 bidang peternakan, yakni dengan target populasi sebanyak 2 juta ekor sapi untuk mewujudkan swasembada pangan di Kaltim.

    Apabila target tersebut terpenuhi, bahkan jika perlu terlampauai, maka secara mandiri Provinsi Kaltim akan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi daging lokal melalui produksi ternak lokal.

    Dia mengatakan bahwa cara berfikir setiap SKPD harus diubah, yakni tidak hanya menggunakan anggaran, tapi juga harus mampu menghasilkan sesuatu yang positif demi kemajuan daerah, terutama dalam memenuhi pangan lokal.

    Melalui koperasi, SKPD bukan  hanya mengembangkan ternak sapi, tetapi juga bisa ternak unggas, ikan, mengembangkan pertanian tanaman pangan seperti buah lokal dan singkong gajah yang kini terus dikembangkan.

    Apabila masing-masing SKPD menghidupkan koperasinya, maka selain mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan daerah, program ini sekaligus akan mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai. (*)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb