img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Lab Keswan dan Kesmavet

UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur adalah laboratorium tipe B yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah serta mempunyai tugas pokok:

" Memberikan Pelayanan Laboratorium Keswan dan Kesmavet kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur"

Kegiatan UPTD Laboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi pengawasan, pengamatan, pemantauan penyakit hewan yang bersifat zoonosis dan non zoonosis serta kualitas pangan asal hewan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara aktif dan pasif, kegiatan secara aktif dilaksanakan dengan mengadakan surveilans dan monitoring ke lokasi untuk melakukan pengamatan, pengumpulan data dan pengambilan sampel/spesimen yang diterima dari masyarakat maupun organisasi pemerintah/non pemerintah di UPTD Laboratorium Keswan dan Kesmavet.

Dalam rangka peneguhan diagnosa dan rujukan penyakit hewan, UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan bekerjasama dengan Laboratorium Type A seperti Balai Pengujian dan Penyedikan Veteriner (BPPV) dan instansi yang terkait di seluruh Indonesia.

 VISI:

  • Melakukan monitoring dan surveillans untuk menghindari kejadian penularan penyakit melalui pangan asal hewan dan kejadian keracunan serta mencegah terkonsumsinya pangan asal hewan dan residu antibiotik
  • Melakukan pemeriksaan terhadap ternak dan unggas
  • Menjadikan Dinas Peternakan yang profesional dalam mewujudkan agribisnis peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan menuju masyarakat sejahtera

MISI:

Meningkatkan profesionalisme dan integritas aparatur peternakan dalam melaksanakan pelayanan prima serta meingkatkan peranannya sebagai fasilitator, stimulator, motivator, regulator dan pelayanan dalam rangka:

  1. Meningkatkan populasi, produktivitas ternak dalam rangka peningkatan penyediaan pangan asal hewan yang cukup kuantitas dan kualitas
  2. Memperdayakan sumber daya manusia peternakan agar dapat menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi
  3. Menciptakan peluang ekonomi untuk meningkatkan pendapatan peternak
  4. Mendorong investasi dan usaha serta lapangan kerja dibidang peternakan
  5. Melestarikan dan memanfaatkan sumberdaya alam pendukung peternakan
  6. Meningkatkan usaha peternakan yang ramah lingkungan, menciptakan energi alternatif bagi peternak dan pupuk organik

Tugas Pokok

Unit Pelaksana Teknis Daerah Lanoratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Dinas Peternakan yang berkaitan dengan Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner melaksanakan tugas pemantauan yang bersifat menunjang kegiatan Sub Dinas Kesehatan Hewan dan Dinas Peternakan pada umumnya.

Fungsi

Dalam melaksanakan tugas UPTD Laboratorium Keswan dan Kesmavet mempunyai fungsi:

  1. Menyelenggarakan kegiatan surveillans pemeriksaan penyakit hewan baik kejadian wabah atau insedentil yang disebabkan oleh penyakit inveksius, termasuk penyakit yang dapat ditularkan kepada manusia atau zoonosis
  2. Menyelenggarakan kegiatan surveillans, pemeriksaan penyakit dan infaksius atau penyakit menular baik bersifat wabah atau insedentil seperti intoksikasi, gangguan metabolisme termasuk penyakit akibat kandungan residucoas atau yang berpengaruh pada konsumen
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengujian terhadap tingkat kesehatan hewan/ternak yang bersifat penyakit infesius atau penyakit non infeksius
  4. Melaksanakan urusan ketatausahaan

 

Kepala UPTD Lab Keswan dan Kesmavet: Ir. H. Klawu Eling Waspodo, M.Si

website: uptd lab keswan dan kesmavet

 

Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 21.500,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar