img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Rabies, Apa Yang Harus Kita Ketahui?

Rabies, Apa Yang Harus Kita Ketahui?

Rabu, 03 Desember 2014

Apa Itu Rabies?

Rabies atau orang sering menyebutmya penyakit anjing gila adalah penyakit hewan yang bersifat zoonosis yang disebabkan oleh virus, menyerang sistem syarat pusat hewan berdarah panas dan manusia serta bersifat fatal. Zoonosis adlaah penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Virus rabies berkembang di dalam air liur, dikeluarkan dan ditularkan melalui gigitan atau jilatan hewan yang terinfeksi rabies.

Hewan Penular Rabies

  • Anjing merupakan hewan yang paling sering ditemukan meularkan rabies
  • Kucing, kera, musang, serigala, harimau, singa serta hean berdarah panas lainnya termasuk manusia

Cara Penularan Rabies

  • Rabies menular dan menyebar ke hewan lain dan manusia terutama melalui gigitan anjing, kucing, kera, serigala, dan kelelawar vampire (di beberapa negara di luar negeri)
  • Luka terbuka / selaput mukosa mulut / mata yang terkena atau terpercik air liur hewan atau manusia penderita rabies

Gejala Rabies

Rabies pada hewan dibedakan 2 macam type rabies:

  • Rabies ganas, mudah diketahui dengan tanda-tanda:
    • Air liur keluar berlebihan
    • Hewan bersifat agresif dan menyerang, menggigit apa saja yang ditemui, serta ekor dilengkungkan kebawah perut diantara dua paha
    • Kejang-kejang kemudian lumpuh dan biasanya mati setelah 4-7 hari sejak timbul gejala
  • Rabies jinak
    • Bersembunyi di tempat gelap dan sejuk
    • Kelumpuhan, tidak bisa menelan, mulut terbuka dan air liur keluar secara berlebihan
    • Kejang-kejang, kadang sering tidak terlihat gejala kejang
    • Kematian terjadi dalam waktu tidak lama

Cara Pencegahan:

Program vaksinasi pada HPR (Hewan Penular Rabies) khususnya anjing dan kucing menjadi sangat penting untuk mencegah penularan kepada manusia. Pada anjing vaksinasi dapat dilakukan sejak anak anjing umur 1-1,5 bulan, kemudian diulang umur 3 bulan dan booster pada umur 1 tahun, selanjutnya divaksin ulang setiap tahun. Pada kucing vaksinasi dilakukan pada umur 3 bulan kemudian diulang setiap tahun.

Apa yang harus dilakukan apabila digigit Anjing (diduga rabies):

  • Segera cuci luka gigitan menggunakan sabun/detergen di bawah air mengalir selama 15 menit
  • Luka diberi Betadin
  • Segera bawa korban gigitan ke Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit untuk mendapat perawatan selanjutnya (VAR/SAR), korban yang tidak segera mendapat VAR/SAR dapat berakibat fatal
  • Tangkap & kurung anjing/kucing/kera yang menggigit/diduga rabies, atau apabila hewan tersebut dibunuh, ambil kepala dan simpan dalam sterefoam berisi es dan segera serahkan ke Dinas Peternakan setempat
  • Segera laporkan kepada dokter hewan atau Dinas Peternakan setempat



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 46.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.500,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar