img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

PERANAN PAKAN DALAM PELAKSANAAN UPSUS SIWAB TH.2017
Foto Rencana Lokasi Pengembangan dan Penanaman Pakan Berkualitas di Kec.Samboja – Kab.Kukar

PERANAN PAKAN DALAM PELAKSANAAN UPSUS SIWAB TH.2017

Kamis, 27 April 2017

Program upaya khusus sapi induk wajib bunting (UPSUS SIWAB) 2017 merupakan program Kementrian Pertanian pada tahun 2017 melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai upaya sistematis dan komprehensif untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan asal hewan di Indonesia dan ditetapkan melalui Permentan No. 48/Permentan/PK.210.10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting. UPSUS SIWAB diintensifkan dalam rangka mengoptimalkan fungsi reproduksi ternak betina dengan meningkatkan populasi dan produksi ternak ruminansia besar.

Salah satu aspek pendukung keberhasilan UPSUS SIWAB yaitu pemenuhan Hijauan Pakan Berkualitas dan penambahan konsentrat. Di Kalimantan Timur  target penanaman HPT di lokasi UPSUS SIWAB seluas 120 Ha dengan jumlah bibit HPT 1.200.000 Stek dan pemenuhan konsentrat sebanyak 50 ton untuk ternak yang mengalami gangguan reproduksi. Persiapan telah dilakukan yaitu menginventarisir/mengidentifikasi HPT yang sudah tersedia di Kab/Kota.

Pelaksanaan CPCL kegiatan pengembangan dan penanaman hijauan pakan ternak berkualitas telah dilakukan di beberapa Kab/Kota. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk mengetahui kondisi lahan di kelompok yang akan ditanami hijauan pakan ternak (rumput dan legume). Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan lokasi penanaman rumput antara lain kesuburan tanah/topografi lahan, ketersediaan air, sarana dan prasarana komunikasi dan transportasi. Jenis HPT disesuaikan dengan situasi kondisi lokasi kelompok dan lokasi penyedia sumber bibit HPT.

 

Jenis rumput yang rencana di tanam adalah rumput raja, odhot dan rumput gajah. Jenis legume yang akan dikembangkan di Kalimantan Timur yaitu Indigofera zollingerina, mengapa indigofera? Karena memiliki kandungan protein kasar mencapai + 27 – 32 % dan belum banyak dikembangkan di kelompok tani di Kab/Kota. Beberapa kelompok di pilih untuk menyemai bibit legume indigofera, selanjutnya hijauan pakan ternak baik rumput maupun legume nantinya dimanfaatkan untuk ternak di lokasi UPSUS SIWAB. Adapun lokasi penyemaian bibit indigofera yang telah ditunjuk antara lain di Kec. Tenggarong Seberang, Kec. Samboja, Kec. Babulu, Kec. Long Ikis, Kec. Rantau Pulung, Kab. Berau dan Kutai Barat.

Pengendalian dan pengawasan pada tahapan pelaksanaan kegiatan perlu dilakukan karena dalam kegiatan ini memiliki tahapan kritis:

  1. Pelaksanaan pengadaan barang/jasa (melalui lelang maupun e-catalog)
  2. Seleksi lokasi penanaman dan calon penerima kegiatan
  3. Distribusi sarana kegiatan (misal benih/bibit HPT, pakan konsentrat)
  4. Waktu penanaman yang harus disesuaikan dengan ketersediaan air.

Pelaksanaan kegiatan pemenuhan pakan konsentrat di lokasi UPSUS SIWAB di prioritaskan untuk sapi brahman cross di Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara, dimana ternak sapi indukan sudah melalui proses identifikasi dan pemeriksaan status reproduksi ternak dan dinyatakan bahwa ternak mengalami gangguan reproduksi akibat kekurangan nutrisi berdasarkan Surat Keterangan Status Reproduksi (SKSR), dengan prioritas ternak dengan nilai BCS 2-3. Ternak yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan pakan konsentrat harus dipisahkan dengan ternak yang sehat dan diberi penandaan untuk memudahkan proses pemberian pakan, pencatatan dan pengawasan.  

Indikator keberhasilan dari program ini yaitu penanaman HPT dilokasi UPSUS SIWAB di Kalimantan Timur seluas 120 Ha dan pemenuhan pakan konsentrat untuk ternak indukan yang ditetapkan mengalami gangguan reproduksi karena kekurangan nutrisi pakan sebanyak 50 ton, serta perbaikan performa dan produktivitas sapi potong induk dengan peningkatan nilai BCS sebesar 1 poin dari skor awal.

Sumber:             . 2016. Pedoman Teknis Pemenuhan Hijauan Pakan Ternak dan Pakan Konsentrat Th. 2017. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Oleh. Dewi Eka Nur Anisa,S.Pt (Pengawas Mutu Pakan Pertama, DPKH Prov.Kaltim)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar