img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pakan Di Kelompok Tani Daya Taka Kabupaten Paser
Tempat Penyimpanan Jerami di KT. Daya Taka Kab.Paser

Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pakan Di Kelompok Tani Daya Taka Kabupaten Paser

Jum'at, 26 Mei 2017

Ketersediaan pakan sepanjang tahun tergantung pada musim yang menyebabkan hijauan pakan melimpah pada musim hujan sedangkan pada musim kemarau sangat kurang. Keterbatasan sumber hijauan pakan ternak dapat diatasi dengan mencari sumber alternatif pakan ternak seperti jerami padi. Jerami padi adalah bagian batang tumbuh yang setelah dipanen bulir-bulir buah bersama atau tidak dengan tangkainya dikurangi dengan akar dan bagian batang yang tertinggal setelah disabit. Jerami padi memiliki beberapa kelemahan antara lain: kandungan serat kasar yang tinggi, kurang palatabel, dan sifat amba yang tinggi (Widodo et al., 2012).

Di Kalimantan Timur, pemanfaatan jerami padi untuk pakan ternak belum banyak dilakukan di kelompok tani. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya sumber pakan seperti rumput alam, pelepah daun sawit. Akan tetapi di Kelompok tani Daya Taka Kecamatan Long Ikis Kabupaten Paser sudah memanfaatkan jerami padi sebagai pakan ternak. Jerami disimpan di gudang pakan.

 

Berdasarkan tabel tersebut  menunjukkan bahwa jerami memiliki beberapa kelemahan seperti kandungan protein rendah, serat kasar tinggi, sehingga mengganggu proses pencernaan. Jika dibandingkan dengan rumput maka daya cerna jerami padi lebih lambat.  Yang dimaksud daya cerna adalah lamanya makanan berada dalam saluran pencernaan sejak mulai masuk dari mulut sampai keluar melalui anus.  Untuk jerami padi waktu cerna dapat mencapai 5-12 hari, sedangkan rumput hanya 2-3 hari saja.

Populasi ternak sapi di kelompok tani sekitar 43 ekor sapi Brahman cross. Pakan yang diberikan berupa rumput gajah, jerami dan ampas tahu. Jerami padi didatangkan dari petani di Kabupaten Penajam Paser Utara ketika musim panen tiba. Jerami yang diberikan pada ternak  di kelompok tani Daya Taka tanpa perlakuan hanya dikeringkan dan disimpan dalam gudang pakan. Jumlah pemberian pakan perhari di kelompok yaitu rumput 10-15 kg/ekor, jerami padi 10 kg/ek dan ampas tahu 4-5 kg. Jerami yang tanpa diolah terlebih dahulu bersifat sebagai pengenyang saja karena kadar serat yang tinggi, untuk itu disarankan agar jerami perlu diolah sehingga mutunya menjadi lebih baik. Misalnya dengan membuat amoniasi dan fermentasi. Dengan amoniasi akan meningkatkan kandungan protein dan karbohidrat pada jerami padi, serta membebaskan jerami dari kontaminasi bakteri. Penggunaan urea dengan takaran yang tepat, cukup air, temperatur sesuai dan masa inkubasi yang cukup akan meningkatkan daya cerna jerami padi di dalam pencernaan sapi 10% atau lebih.

Diambil dari berbagai sumber

Oleh : Dewi Eka Nur Anisa,S.Pt (Pengawas Mutu Pakan Pertama)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar