img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

img

Artikel

RUMUSAN SEMENTARA RAPAT KONSULTASI DAN KOORDINASI TEKNIS DAERAH PEMBANGUNAN PETERNAKAN KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2017

RUMUSAN SEMENTARA RAPAT KONSULTASI DAN KOORDINASI TEKNIS DAERAH PEMBANGUNAN  PETERNAKAN KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2017 Samarinda, 28 Februari – 1Maret 2017   Rapat Koordinasi Teknis Daerah(Rakontekda) Pembangunan Peternakan Kalimantan Timur yang dilaksanakanpada tanggal 28 Februari - 1 Maret  2017bertempatdi Kota Samarindamerupakan forum untukberkoordinasi dan konsultasi berbagai hal yang terkait dengan pencapaiankinerjapembangunan peternakantahun 2016, sekaligusmemantapkan strategi

Pengembangan Legume Indigofera Upaya Pemenuhan Kebutuhan Pakan Berkualitas Di Kalimantan Timur

Langkah awal untuk upaya pemenuhan kebutuhan pakan yang berkualitas dalam mendukung Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah melakukan identifikasi jenis dan produksi kebun rumput dan mendistribusikan sejumlah legume ke Kab/Kota di Kalimantan Timur. Untuk kegiatan penanaman dan pengembangan HPT di lokasi UPSUS SIWAB seluas 120 Ha jenis yang ditanam yaitu R.gajah, R.odhot dan R.raja, sedangkan legume yang akan dikembangkan yaitu jenis pohon. 

Sistem Pencatatan Ternak

Usaha peternakan dapat dikatakan baik apabila managemennya sudah menerapkan sistem pencatatan/recording ternak yang teratur. Recording/pencatatan ternak adalah suatu kegiatan yang meliputi, identifikasi, pencatatan silsilah, pencatatan produksi dan reproduksi, pencatatan manajemen pemeliharaan dan kesehatan ternak dalam populasi terpilih. Pencatatan  telah dilakukan dihampir semua peternakan mulai dari ternak unggas, ternak sapi potong dan sapi perah, ternak kambing dan domba serta ternak kelinci.

RENCANA TINDAK PENGENDALIAN (RTP) PENERAPAN SPIP 2016 DINAS PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Rencana Tindak Pengendalian merupakan uraian tentang upaya pemerintah untuk mencapai berbagai tujuan dan sasaran dengan menggunakan kebijakan dan prosedur untuk meminimalkan risiko, yang meliputi upaya penguatan lingkungan pengendalian dan penguatan struktur, kebijakan, dan prosedur organisasi untuk mengendalikan risiko. Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian mengacu kepada lima unsur pengendalian intern yaitu lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, komunikasi dan informasi,

MENGUPAYAKAN HIJAUAN PAKAN TERNAK BERKUALITAS DI LAHAN EKS TAMBANG

Pertambahan populasi ternak yang begitu pesat akan menyebabkan peningkatan kebutuhan suplai pakan hijauan, hal ini akan mengakibatkan lebih banyak sumber daya lahan yang diperlukan untuk dijadikan sebagai tempat penggembalaan ternak. Salah satu solusi alternatif dengan memanfaatkan lahan eks tambang batu bara untuk pengembangan hijauan pakan ternak seperti yang sudah di lakukan di lahan eks tambang di Kelurahan Sungai Siring Kota Samarinda. Konsep kawasan peternakan dilahan eks tambang milik PT.Puspa

Pelaksanaan Bimbingan Teknis Manajemen Dan Teknologi Pakan Di Kabupaten Kutai Barat

Teknologi pakan ternak ruminansia adalah kegiatan pengolahan bahan pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan daya cerna, memperpanjang masa simpan. ketersediaan hijauan pakan sepanjang tahun menjadi salah satu penyebab sulit berkembangnya populasi dan produktifitas ternak ruminansia, karena peternak belum dapat memanfaatkan teknologi pengawetan pakan ternak, peternak kurang paham formulasi pakan tepat yang dibutuhkan ternaknya dengan memanfaatkan bahan pakan lokal. Untuk melengkapi pengetahuan

Potensi Vegetasi/Tanaman Pada Lahan Lahan Eks Tambang di Provinsi Kalimantan Timur

Sebagai upaya mendukung program pembangunan peternakan Direktorat Pakan Ditjen PKH  melalui Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur kini menjalankan program pengembangan kawasan peternakan dengan pemanfaatkan lahan eks tambang batubara untuk pengembangan HPT, seperti yang di lakukan di PT. Jembayan Muara Bara Kabupaten Kutai Kartanegara (100 Ha), PT. Delapan Paser Sejahtera Kab. Paser (100 Ha), Lahan eks tambang di Desa Petangis Kec. Batu Engau Kab.Paser (100 Ha), PT. Puspita Juwita Kota

Kegiatan Pengawasan Mutu Pakan di Kalimantan Timur

Pada usaha budidaya ternak, faktor pakan merupakan komponen penting yang porsinya mencapai 60-70% dari biaya produksi. Untuk menekan biaya produksi yang tinggi harus diupayakan mendapatkan pakan yang murah tapi berkualitas. Dengan meningkatnya jumlah ternak maka akan semakin meningkat pula kebutuhan pakannya, sehingga pakan menjadi sangat strategis dan pakan yang beredar di pasaran menjadi semakin bervariatif. Pakan lokal selalu dikaitkan dengan harga yang murah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan

Materi Pelatihan Perstatistikan Peternakan 2016

Pada tanggal 23 - 25 Agustus 2016 Dinas Peternakan Prov. Kalimantan Timur mengadakan acara Pelatihan Perstatistikan Peternakan Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dihadiri oleh perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur dengan narasumber yang berasal dari Badan Pusat Statistik dan Ditrektorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.   Download materi

Kampung Kelinci Sebagai Alternatif Penyedia Daging

Jumlah pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dari tahun ke tahun diiringi dengan pendapatan masyarakat yang baik mengakibatkan adanya peningkatan kebutuhan konsumsi rumah tangga masyarakat. Hal ini sesuai dengan data BPS tahun 2010-2014 yang menggambarkan bahwa jumlah pengeluaran untuk makanan relatif lebih tinggi dibanding jumlah pengeluaran bukan makanan sehingga menunjukkan bahwa kebutuhan akan pangan merupakan kebutuhan terbesar masyarakat. Kebutuhan masyarakat  akan pangan juga sangat

Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 46.000,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 19.500,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 125.000,- / Ekor Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar