img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Berita

Kaltim Dapat Alokasi Asuransi 5.000 Sapi

Samarinda (ANTARA Kaltim) - Peternak di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2017 mendapat alokasi asuransi sebanyak 5.000 ekor sapi dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, agar sapi peternak tergantikan jika ada kematian.

Perjanjian Kerjasama Dirjen PKH dengan Polri Untuk Membatasi Pemotongan Hewan

Guna meningkatkan peningkatan populasi sapi dan kerbau di tanah air dan menuju swasembada daging pada tahun 2026. Pada tanggal 9 Mei 2017 bertempat di Jakarta, Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menjalin perjanjian kerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia  mengenai Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif (Nomor: 09001/HK.230/F/05/2017 - Nomor: B/44/V/2017).

DPKH Kaltim Alokasikan 1000 Ekor Sapi di Kutai Timur Untuk di Asuransikan

Kutai Timur. Sebagai wujud keberpihakan pemerintah dalam upaya melindungi peternak dari resiko kematian dan kehilangan sapi, maka Kementerian Pertanian pada tahun 2017 mengimplementasikan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). AUTS diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada peternak jika terjadi sapi mati akibat penyakit, beranak, kecelakaan dan/atau kehilangan dengan mengalihkan kerugian kepada pihak lain melalui pertanggungan asuransi, serta mampu memberikan pendidikan kepada peternak dalam mengelola

NTP Peternakan Turun di Maret

Samarinda. Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) untuk wilayah Kaltim kembali mengalami penurunan, yaitu dari 104,53 di bulan Februari 2017 menjadi 104,47 di bulan Maret 2017 atau turun sebesar -0,05 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima oleh petani hanya mengalami peningkatan sebesar 0,09 persen sedangkan indeks yang dibayar oleh petani mengalami peningkatan sebesar 0,14 persen.

Pengawasan Penerapan Pencegahan Penularan Zoonosis di Bontang & Kutai Timur

Zoonosis dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui beberapa cara, salah satunya adalah penularan melalui pangan asal ternak. Penyakit yang ditimbulkan oleh pangan yang terkontaminasi agen penyakit disebut sebagai foodborne disease, sehingga apabila agen penyakit yang ada dalam pangan adalah zoonosis, maka penyakit yang ditimbulkan dapat disebut sebagai foodborne zoonosis.

Pembinaan dan pengembangan hijauan pakan di Kutai Barat

Kutai Barat. Kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Timur yang mendapatkan bantuan tahun 2015 melalui kegiatan pemanfaatan lahan eks tambang untuk pengembangan hijauan pakan ternak.

Koordinasi dan Pengawalan UPSUS SIWAB di Kab. Kutai Barat

Kutai Barat. Sebagai tindak lanjut dari Rakor UPSUS SIWAB pada tanggal 30-31 Januari 2017 yang berlangsung di aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur, maka dilakukan koordinasi dan pengawalan UPSUS SIWAB ke 9 Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur.

Rumusan Hasil Rapat Koordinasi & Konsultasi Teknis Daerah Tahun 2017

SAMARINDA. Pada tanggal 28 Februari s.d  1 Maret 2017 telah dilaksanakan Rakor Teknis Daerah yang bertujuan untuk penyusunan perencanaan program pembangunan peternakan pada tahun 2017. Rakor yang dihadiri oleh perwakilan 10 kabupaten dan kota di Kaltim menghasilkan rumusan sebagai berikut:  

NTP Peternakan Naik

SAMARINDA. Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) untuk wilayah Kaltim kembali mengalami kenaikan, yaitu dari 103,01 di bulan Januari 2017 menjadi 104,53 di bulan Pebruari 2017. Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim, M. Habibullah mengatakan terjadi kenaikan NTPT sebesar 1,47 persen dari bulan sebelumnya. Hal ini Karena indeks yang diterima petani mengalami peningkatan sebesar 1,35 persen, sementara indeks yang harus dibayar oleh petani hanya mengalami penurunan sebesar -0,12 persen.      

Kabupaten Berau Diprioritaskan & Dijadikan Kawasan/Sentra Pengembangan Ternak Kambing.

Kebutuhan produk peternakan khususnya daging (sapi, kambing, kerbau dan ayam serta jenis lainnya) mengalami peningkatan seiiring bertambahnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat akan kebutuhan protein hewani. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim untuk membuat program startegis dan terobosan baru dalam meraih peluang tersebut, baik itu permintaan terhadap ternak besar maupun ternak kecil (kambing) serta ternak unggas.

Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 46.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.500,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar