img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Bantu Kembangkan Kambing
ilustasi kambing (ist)

Bantu Kembangkan Kambing

Kamis, 27 November 2014

Samarinda, (Disnak) - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Budidaya Ternak pada tahun anggaran 2014 memberikan bantuan kepada sejumlah kelompok peternak di Provinsi Kaltim untuk mengembangkan sebanyak 300 ekor kambing agar dapat dibiakkan sehingga populasinya terus meningkat.

"300 ekor kambing itu diberikan kepada enam kelompok peternak di kawasan perbatasan, diharapkan kambing bakalan (bibit) itu akan terus berkembang atau beranak pinak," ujar Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya. beberapa waktu lalu.

Bantuan untuk pengembangan ternak di masyarakat perbatasan itu masuk dalam program kegiatan Fasilitasi Daerah Perbatasan, sehingga kambing tersebut didistribusikan kepada kelompok ternak yang bermukim di kawasan perbatasan dengan Malaysia bagian timur, baik kelompok ternak di Provinsi Kaltim maupun Provinsi Kaltara.

Menurutnya, 300 ekor kambing yang dibantukan kepada peternak di tiga kabupaten di kawasan perbatasan itu adalah untuk kelompok ternak di Kabupaten Malinau, Nunukan, dan Kabupaten Kutai Barat.

Saat ini kata Dadang, populasi kambing atau domba di Kaltim mengalami peningkatan 1,1 persen meskipun masih belum mencukupi kebutuhan daging kambing bagi masyarakat setempat.

Kenaikan populasi itu berdasarkan pada data statistik, yakni pada 2012 jumlah kambing/domba di Kaltim dan Kaltara sebanyak 62.070 ekor naik menjadi 62.775 ekor pada 2013 atau mengalami kenaikan sebanyak 705 ekor.

Sedangkan populasi babi di kawasan perbatasan untuk tiga kabupaten tersebut, berdasarkan data statistik pada 2013 sebanyak 88.154 ekor, jumlah populasi terbanyak di Kabupaten Kutai Barat sebanyak 33.459 ekor dan diikuti Kabupaten Malinau sebanyak 13.075 ekor.

Dia juga mengatakan bahwa pengembangan ternak babi di Kutai Barat, Malinau, dan Nunukan cukup baik karena didukung dengan peluang pasar unruk mencukupi kebutuhan setempat.

Ditambah lagi dengan adat istiadat penduduk setempat yang mayoritas merupakan suku Dayak sehingga mereka memanfaatkan babi sebagai bahan makanan, termasuk menu utama dalam perayaan adat warga lokal.

Saat ini katanya, babi merupakan salah satu jenis ternak yang mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan, terutama di wilayah pemukiman non muslim dan disesuaikan dengan rencana umum tata ruang daerah dan rencana detail tata ruang daerah. (g)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 19 September 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 19 September 2017 Tempat: Pasar