img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Konsumsi Daging Kelinci  1 Ton Pertahun
Daging kelinci yang sudah dikuliti (ist)

Konsumsi Daging Kelinci 1 Ton Pertahun

Rabu, 03 Desember 2014

Samarinda, (Disnak) - Jumlah populasi kelinci yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kaltim mencapai 11.310 ekor, sehingga hal ini menggambarkan bahwa daging kelinci juga diminati sejumlah warga meskipun belum popular di masyarakat.Menurut Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya, peternakan kelinci di Kaltim hingga kini belum dikembangkan di semua daerah. Dari 15 kabupaten dan kota yang ada di Kaltim dan Kaltara, baru ada tujuh daerah yang memiliki peternakan kelinci dengan skala kecil. Populasi kelinci terbanyak berada di Kota Samarinda dengan jumlah 7.001 ekor, kemudian di Berau dengan jumlah 1.383 ekor, disusul populasi di Kota Tarakan sebanyak 932 ekor, di Bulungan 900 ekor, dan di Bontang sebanyak 530 ekor. Berternak kelinci memiliki potensi untuk menambah kecukupan kekurangan daging bagi warga Kaltim, apalagi untuk memelihara kelinci tidak harus memiliki lahan luas, cukup memanfaatkan pekarangan yang ada, kemudian peternak sudah mampu mencukupi kebutuhan daging, paling tidak untuk keluarga sendiri. Sedangkan jika ingin diternakkan untuk tujuan komersial, maka perlu dicarikan lahan khusus dan pemeliharaannya juga harus dilakukan serius dan profesional. Kelinci merupakan jenis hewan yang mudah berkembangbiak. Dalam satu tahun, seekor induk bisa melahirkan hingga lima kali dengan jumlah anak 6 hingga 10 ekor setiap melahirkan. Jangka waktu produksinya juga cukup lama, yakni sejak usia 6 bulan hingga 3 tahun. Perawatan hewan berbulu lembut ini juga sangat mudah. Apalagi daging kelinci memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Populasi kelinci yang masih sedikit hingga kini, membuat daging kelinci tergolong sukar ditemukan. Guna memenuhi permintaan msayarakat terhadap daging kelinci, saat ini di Samarinda telah ada beberapa warung makan yang menyediakan daging kelinci. Di Samarinda, harga daging kelinci berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram dalam kondisi hidup, sedangkan jumlah peminatnya memang tergolong belum banyak, tetapi ada beberapa pemburu daging kelinci yang kadang kesulitan menemukan daging kelinci. Saat ini, tingkat konsumsi daging kelinci di Kaltim rata-rata mencapai 1 ton per tahun dengan tingkat konsumsi tertinggi berada di Samarinda yang mencapai 0,7 ton, kemudian warga Tarakan Bulungan, dan Berau rata-rata mengkonsumsi daging kelinci 0,1 ton per tahun. (gf)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 21.500,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar