img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Penambahan Populasi Sapi Bisa Lewat KPN
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak

Penambahan Populasi Sapi Bisa Lewat KPN

Kamis, 11 September 2014

    Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan bahwa pengembangan sapi yang kini sedang digalakkan di Provinsi Kaltim bisa juga dilakukan melalui Koperasi Pegawai Negeri (KPN) yang ada di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim.

Melalui KPN, katanya, SKPD bisa mengembangkan 2 ribu ekor sapi sehingga dapat medukung perwujudan target pembangunan sektor peternakan 2 juta ekor sapi pada 2018 yang telah ditetapkan Pemprov Kaltim.

    Untuk itu, dia meminta agar tiap-tiap SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim yang telah memiliki koperasi agar menambahkan usahanya untuk menunjang program pertanian dalam arti luas di Kaltim.

    Hal ini sekaligus untuk mendukung pencanangan program ketahanan dan kemandiran pangan yang ditetapkan dalam Visi Kaltim Maju 2018, yakni menjamin ketersediaan enam komoditas utama pangan seperti beras, jagung, kedelai, ubi kayu, daging sapi, dan ikan pada 2018 sebagai upaya memenuhi persediaan pangan berbasis kemandirian.

    Untuk program 2 juta ekor sapi pada 2018, saat ini Kaltim telah bekerjasama dengan banyak pihak, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, pengusaha tambang, pengusaha kelapa sawit, perbankan, dan masyarakat ternak.

    Dia mengatakan bahwa Pemprov Kaltim telah menetapkan target rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2014-2018 bidang peternakan, yakni dengan target populasi sebanyak 2 juta ekor sapi untuk mewujudkan swasembada pangan di Kaltim.

    Apabila target tersebut terpenuhi, bahkan jika perlu terlampauai, maka secara mandiri Provinsi Kaltim akan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi daging lokal melalui produksi ternak lokal.

    Dia mengatakan bahwa cara berfikir setiap SKPD harus diubah, yakni tidak hanya menggunakan anggaran, tapi juga harus mampu menghasilkan sesuatu yang positif demi kemajuan daerah, terutama dalam memenuhi pangan lokal.

    Melalui koperasi, SKPD bukan  hanya mengembangkan ternak sapi, tetapi juga bisa ternak unggas, ikan, mengembangkan pertanian tanaman pangan seperti buah lokal dan singkong gajah yang kini terus dikembangkan.

    Apabila masing-masing SKPD menghidupkan koperasinya, maka selain mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan daerah, program ini sekaligus akan mampu meningkatkan kesejahteraan pegawai. (*)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 46.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.500,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 18 Juli 2017 Tempat: Pasar