img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Kutim Kebagian 28 Persen dari 2 Juta Sapi
Pola integrasi sapi-sawit (ist)

Kutim Kebagian 28 Persen dari 2 Juta Sapi

Jum'at, 12 September 2014

Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat jatah memenuhi 28 persen dari total target pencapaian populasi sapi di Provinsi Kaltim hingga tahun 2018 yang mencapai 2 juta ekor. Ini berarti Pemkab Kutim harus mampu menambah populasi sapi menjadi 560.000 ekor pada 2018.

Di sisi lain, Pemkba Kutim juga memiliki program mencapai swasembada daging pada 2017, sehingga antara program yang digagas Pemkab dan yang dirancan oleh Pemprov Kaltim sejalan sehingga akan lebih mudah mencapainya.

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutim Sarifuddin Ginting mengatakan bahwa Kutim ingin swasembada daging di tahun 2017,  kemudian Kutim juga ingin membantu program Pemprov Kaltim dalam upaya mewujudkan populasi 2 juta ekor sapi pada 2018. Ini merupakan garis lurus yang saling mendukung.

    Saat ini katanya, jumlah sapi di Kutim sekitar 17.000 ekor, antara lain dikembangkan petani di Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Rantau Pulung, Muara Wahau, dan Kecamatan Kongbeng.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.000 ekor dikembangkan di Pulau Miang, Bual-Bual, Sangkulirang, dan 2.000 ekor di Kaliorang. Sedangkan di Kecamatan Rantau Pulung merupakan kawasan terbesar keempat populasinya setelah Kaliorang.

    Program pengembangan dan penggemukan dilakukan para kelompok tani yang ada kelapa sawitnya, yakni untuk mendukung program integrasi sawit-sapi sesuai kontrak kerja dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

    Dia mengatakan bahwa program pengembangan dan penggemukan sapi di Kutim mendapat dana dari tiga sumber, yakni APBD II Kabupaten Kutim, APBD I Provinsi Kaltim, dan dari pemerintah pusat melalui APBN.

    Selanjutnya kata dia lagi, dalam upaya memenuhi kontrak kerja dengan Pemprov Kaltim memperoleh populasi sapi sebanyak 560.000 ekor, maka Pemkab Kutim menggandeng sejumlah perusahaan tambang dan perkebunan untuk mempercepat realisasinya.

    Setidaknya terdapat tiga cara untuk memenuhi populasi 560.000 ekor sapi, yakni memacu kinerja, menggandeng sejumlah perusahaan tambang, dan menjalin kerja sama dengan perusahaan perkebunan sawit melalui program integrasi sapi-sawit.

    Dia mengatakan bahwa saat ini di Kutim terdapat sekitar 300 ribu hektare perkebunan sawit. Apabila tiap hektare lahan sawit bisa dikembangkan dua ekor sapi saja, maka akan dapat melebih target yang dipatok karena dua ekor sapi dikali 300 ribu hektare sama dengan 600 ribu ekor sapi.

    Integrasi sapi sawit dapat dilakukan pada tanaman sawit di atas tujuh tahun. Di usia itu, kelapa sawit sudah tinggi sehingga tidak terganggu oleh kehadiran sapi.

    Keuntungan integrasi ini adalah sapi bisa makan rumput dan limbah sawit, sedangkan kotoran sapi bisa menjadi pupuk bagi sawit, termasuk sapi bisa digunakan sebagai angkutan sawit. (mg)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 24 Mei 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 22.500,- / Kg/BH Update: 24 Mei 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 115.000,- / Ekor Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 24 Mei 2017 Tempat: Pasar