img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Manfaatkan Teknologi Melalui Biogas dan IB
Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur, Dadang Sudarya

Manfaatkan Teknologi Melalui Biogas dan IB

Jum'at, 10 Oktober 2014

Dinas Peternakan Provinsi Kaltim terus mengoptimalkan teknologi peternakan, di antaranya dengan mengusulkan anggaran senilai Rp4,2 miliar dari dana APBN dan APBD, baik untuk pengadaan perlengkapan biogas maupun untuk inseminasi buatan (IB).

Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, usulan dana yang sebesar Rp4,2 miliar itu akan digunakan untuk pengadaan perlengkapan mesin biogas sebanyak 100 unit dan semen beku untuk inseminasi buatan sebanyak 2.320 dosis dan N2 cair sebanyak 1.500 liter. Ke- 100 unit mesin biogas tersebut akan dibagikan kepada kelompok ternak di kabupaten dan kota di Kaltim, yakni yang tersebar di Kabupaten Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Berau, Mahakam Ulu, Kota Samarinda, Bontang, dan Balikpapan. Peralatan biogas tersebut diberikan kepada warga yang memiliki peternakan sapi maupun kerbau, karena bahan baku untuk menciptakan gas adalah dari kotoran hewan tersebut.

Selama ini katanya, dari tahun ke tahun APBD Kaltim bersama APBN terus memberikan bantuan mesin biogas kepada peternak yang tersebar di Provinsi Kaltim dan Kaltara. Hal ini dilakukan karena di desa mereka belum dialiri listrik dari PLN, sehingga untuk mendapatkan penerangan lampu, mereka cukup memanfaatkan biogas.

Selain itu, mesin tersebut juga bisa digunakan untuk menanak nasi dan memasak berbagai kebutuhan makanan, sehingga warga setempat dapat mandiri energy tanpa harus bergantung dari PLN maupun bergantung dari sumber energi lain.

Sedangkan untuk inseminasi buatan, hingga 2013 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian membangun delapan unit Pos Inseminasi Buatan  atau pos untuk melakukan sistem kawin suntik bagi ternak sapi dan kerbau di Kaltim. Delapan unit pos itu tersebar di delapan kabupaten dan kota di Kaltim, yakni Kabupaten Berau, Bulungan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, dan Samarinda.

Tujuan dilakukan inseminasi buatan adalah untuk memperbaiki mutu genetika ternak, bahkan tidak mengharuskan pejantan unggul dibawa ke tempat yang dibutuhkan sehingga dapat mengurangi biaya. Tujuan lainnya adalah untuk mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam waktu lebih lama, meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur, serta untuk mencegah penularan penyakit kelamin.

Keuntungan penerapan inseminasi buatan adalah untuk menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan, dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik, mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding).

Melalui penerapan inseminasi buatan dengan peralatan dan teknologi yang baik, maka sperma (semen) dapat disimpan dalam jangka waktu lama, bahkan semen beku masih dapat dipakai untuk beberapa tahun kemudian meski pejantan telah mati.(gfr)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 46.000,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 19.500,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 125.000,- / Ekor Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.500,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 21 Maret 2017 Tempat: Pasar