img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Peternakan Kaltim Serap 5.400 Pekerja
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya

Peternakan Kaltim Serap 5.400 Pekerja

Jum'at, 14 November 2014

Samarinda, (Disnak) - Sebanyak 1.250 unit usaha peternakan di Provinsi Kaltim dan Kaltara mampu menyerap tenaga kerja sekitar 5.400 orang, baik dari usaha peternakan ayam peteluar, ayam buras, mapun jenis peternakan besar seperti sapi dan kerbau."Di sisi lain, seiring pertumbuhan sektor peternakan, maka sub sektor pendukungnya seperti pembibitan, budidaya, dan penyaluran sarana produksi juga menjadi peluang usaha yang membutuhkan tenaga kerja banyak," ujar Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya. Dia juga mengatakan bahwa sektor peternakan di daerah sangat menjanjikan, karena hingga saat ini mayoritas kebutuhan masyarakat dari sektor peternakan harus diimpor dari luar Kaltim. Sejumlah kebutuhan pangan dari hasil ternak yang masih didatangkan dari luar Kaltim itu di antaranya daging sapi, kambing, dan produk turunannya seperti susu dan lainnya. Oleh karena itu dia berharap kepada peternak di Kaltim agar terus mengembangkan peternkannya menjadi skala besar, apalagi dengan adanya kemudahan yang difasilitasi Pemprov Kaltim, seperti adanya pinjaman modal dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim dan Bank Negara Indonesia (BNI). Dia juga berharap munculnya investor untuk mengembangakan ternak ruminansia (peternakan besar), karena hingga kini di Kaltim belum ada pengusaha yang mengembangkan sapi skala besar. Sedangkan yang paling banyak digeluti pengusaha ternak adalah sub sektor ayam pedaging. Jenis usaha ini lebih digemari karena keuntungannya lebih cepat, di samping dipicu dengan investasi bidang pembibitan dan didukung tersedianya beberapa toko sarana pakan ternak. Dia juga mengatakan bahwa tingkat konsumsi masyarakat Kaltim terhadap pangan asal ternak cukup tinggi, tetapi kondisi itu belum diimbangi dengan produksi lokal sehingga masih harus mendatangkan dari luar daerah. Kondisi tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang usaha besar bagi investor dan peternak untuk terus mengenbangkan peternakannya. Sebagai contoh, produksi daging dari peternak Kaltim pada 2012 sebanyak 57.339 ton, naik menjadi 59.710 ton pada 2013, sedangkan konsumsi daging pada 2012 sebanyak 58.851 ton kemudian naik menjadi 61.483 ton pada 2013. Ini berarti Kaltim masih kekurangan daging sebanyak 1.512 ton pada 2012, kemudian pada 2013 masih kekurangan sebanyak 1.773 ton daging. Apabila peternak lokal terpacu mengembangkan, maka ke depan Kaltim tidak perlu membeli ternak dari luar daerah. (gf)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 21.500,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 06 Desember 2017 Tempat: Pasar