img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Antisipasi Penyakit Hewan Menular Terus Dilakukan
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya

Antisipasi Penyakit Hewan Menular Terus Dilakukan

Jum'at, 14 November 2014

Samarinda, (Disnak) - Pemprov Kaltim melalui instansi terkait terus melakukan penanganan terhadap penyakit menular pada hewan ternak agar tetap sehat dan mampu melahirkan anak-anak baru guna mencapai swasembada daging."Berbagai jenis penyakit menular yang terus kami cegah, berantas, dan kendalikan itu seperti avian influenza, penyakit jembrana, serta penyakit mulut dan kuku pada ternak besar," ujar Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya. Dadang yang didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan ini melanjutkan, penanganan penyakit menular pada hewan tersebut merupakan salah satu program 100 hari pertama sepanjang 2014 yang ditetapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Di antara kegiatan yang telah dilakukan adalah desinfeksi kandang backyard yang menghabiskan 200 liter obat infeksi anti avian influenza atau flu burung di lokasi yang pernah ditemukan kasus flu burung, yakni di Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara, Kota Samarinda. Kemudian di Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara yang menghabiskan anti infeksi sebanyak 80 liter. Pelaksanaan desinfeksi di Tanah Merah dikerjakan pada 27-28 Januari oleh Tim Kesehatan Hewan (Keswan) dari Dinas Peternakan Kaltim bekerjasama dengan Dinas Peternakan Kota Samarinda, diikuti pula oleh sejumlah aparat kelurahan dan warga setempat. Dalam kegiatan itu dihabiskan sebanyak 358 liter untuk obat dengan jumlah kepala keluarga (KK) terhadap rumah pemiliki kandang backyard yang didesinfeksi sebanyak 84 KK. Sedangkan pelaksanaan desinfeksi di Desa Bhuana Jaya dikerjakan pada 29-30 Januari oleh Tim Keswan Kaltim dan UPT Disnakkeswan Kecamatan Tenggarong Seberang. Kegiatan ini menghabiskan 295 liter dengan sasaran desinfeksi sebanyak 99 KK yang memiliki kandang backyard. Selanjutnya adalah pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit jembrana berupa vaksinasi, antara lain dilakukan di Kecamatan Long Ikis, Kabupateb Paser sebanyak 900 ekor sapi. Kemudian di Kecamatan Tenggarong Seberang sebanyak 500 ekor sapi pada Januari 2014, dan di Kecamatan Penajam, sepaku, Waru, serta Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara dihabiskan 600 dosis vaksin anta jembarana. (gf)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 44.000,- / Kg/BH Update: 24 Oktober 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 22.500,- / Kg/BH Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 24 Oktober 2017 Tempat: Pasar