img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Upaya Mendapatkan Daging yang ASUH
ilutrasi daging yang sehat

Upaya Mendapatkan Daging yang ASUH

Kamis, 20 November 2014

Samarinda, (Disnak) - Pemprov Kaltim melalui instansi terkait mengusulkan dana senilai Rp1,85 miliar pada tahun anggaran 2015, untuk program peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan agar kualitas produksinya terus meningkat.

Menurut Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya, kegiatan yang digunakan dari dana sebesar itu antara lain untuk sosialisasi publik awarenes guna mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), termasuk bebas dari penyakit zoonosis.

Hal lain yang akan dilakukan pihaknya pada 2015 adalah melakukan lomba olahan produk hasil ternak, bimbingan teknis pengolahan hasil peternakan, promosi hasil peternakan di luar daerah, dan pertemuan koordinasi pascapanen serta kesmavet.

Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness) memegang peranan penting dalam program pengendalian zoonosis secara keseluruhan. 

Identifikasi pesan kunci dan sasaran serta media komunikasi merupakan hal yang penting untuk penyampaian informasi, terutama yang berkaitan dengan program pengendalian penyakit zoonotik yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Peternakan.

Oleh karena itu, perlu dipastikan setiap individu dan masyarakat mendapatkan informasi yang benar melalui metoda komunikasi dan pesan kunci yang tepat. 

Pembangunan peternakan Indonesia umumnya dan di Kaltim khususnya, saat ini dihadapkan pada sejumlah tantangan baik dari lingkungan dalam negeri, maupun tantangan dari pasar global, apalagi dengan akan diberlakukan pasar bebas ASEAN 2015.

Tantangan itu di antaranya kesejahteraan hewan menjadi salah satu isu penting dunia, di samping isu keamanan pangan dan kelestarian lingkungan.

Di dalam negeri,  kesejahteraan hewan yang meliputicara memelihara hingga memotong, juga merupakan hal yang perlu menjadi perhatian, di samping masalah lain seperti meningkatnya produk impor akibat liberalisasi pasar global, krisis ekonomi global, dan tantangan yang harus dihadapi  terkait  program swasembada daging.

Terkait dengan itu, maka Dinas Peternakan terus melakukan pembinaan kepada petugas pemotong hewan, termasuk melakukan sosialisi agar hasil ternak layak dikonsumsi masyarakat. (gf)



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 22.500,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 125.000,- / Ekor Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 1.500,- / Butir Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 150.000,- / Kg Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | DOC Broiler FS (Box) Rp. 650.000,- / Box Update: 20 Juni 2017 Tempat: Sapronak