img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Kementan Luncurkan Gertak Birahi di Kaltim
Ir H Dadang Sudarya dan Ir. H.Klawu Eling Waspodo,M. Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesmavet

Kementan Luncurkan Gertak Birahi di Kaltim

Jum'at, 13 Februari 2015

SAMARINDA- Program Gertak Birahi yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) mulai 2015, di antaranya diperuntukkan bagi sejumlah kelompok ternak di Provinsi Kaltim yang akan menerima bantuan sapi bibit dan indukan mencapai 21.117 ekor.

Menurut Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya, program Gertak Birahi ini masuk dalam satu paket dengan program Inseminasi Buatan atau (GB-IB), karena begitu birahi betina muncul, langsung dilakukan kawin suntik atau inseminasi buatan (IB).

Kawin suntik merupakan teknik memasukkan sperma beku dari pejantan yang dicairkan ke dalam saluran alat kelamin betina, menggunakan alat khusus yang disebut insemination gun dengan maksud untuk memperbaiki mutu genetika ternak.

Menurutnya, Gertak Birahi dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan sekelompok ternak yang mengalami birahi dalam waktu yang bersamaan, sehingga mampu memudahkan dalam proses perkawinan yang dilakukan dengan teknik insemination gun.

Pola ini diterapkan guna meningkatkan produktivitas sapi melalui gertak birahi. Untuk program IB ini, maka sapi betina harus yang sudah pernah melahirkan.

Jika sapi belum pernah melahirkan, maka sapi betina tersebut bisa mati saat melahirkan. Sapi betina yang masih perawan dan belum pernah melahirkan, berdasaran pengalaman di Kalimantan Selatan, terdapat 40 persen sapi mengalami kematian, sehingga sapai yang dilakukan IB harus yang sudah pernah melahirkan dua kali karena dianggap sudah berpengalaman. Untuk itu, sapi-sapi yang akan diterapkan pola IB di Kaltim adalah sapi indukan yang sudah pernah melahirkan, termasuk sapi bibit unggul sehingga hasilnya juga akan unggul.

Sedangkan keunggulan penerapan pola IB adalah mampu menghemat biaya pemeliharaan ternak jantan, dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik, mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding).

Melalui peralatan dan teknologi yang baik, sperma dapat disimpan dalam jangka waktu lama, semen beku masih dapat dipakai untuk beberapa tahun meskipun pejantannya telah mati.

Keunggulan lainnya adalah untuk menghindari kecelakaan yang sering terjadi pada saat perkawinan karena fisik pejantan terlalu besar, termasuk untuk menghindari ternak dari penularan penyakit, terutama penyakit yang ditularkan dari hubungan kelamin jantan dan betina.gf.



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 22.500,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 125.000,- / Ekor Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 1.500,- / Butir Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 150.000,- / Kg Update: 20 Juni 2017 Tempat: Pasar | DOC Broiler FS (Box) Rp. 650.000,- / Box Update: 20 Juni 2017 Tempat: Sapronak