img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Disnak akan Kembali Distribusikan Peralatan Biogas
Cara kerja peralatan biogas

Disnak akan Kembali Distribusikan Peralatan Biogas

Sabtu, 14 Februari 2015

SAMARINDA - Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Kaltim melalui APBD Kaltim 2015 akan melakukan pengadaan, sekaligus mendisitribusikan peralatan biogas sebanyak 105 unit untuk puluhan kelompok ternak yang tersebar di kabupaten dan kota.

Menurut Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur Dadang Sudarya, peralatan biogas tersebut diberikan kepada kelompok tani yang memelihara ternak sapi maupun kerbau, karena bahan utama untuk mengoperasikan peralatan biogas adalah dari kotoran hewan (kohe).

Dadang yang didampingi Kepala Bidang Budidaya dan Perbibitan I Gusti Made Jaya Adhi melanjutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk mengadakan peralatan biogas, termasuk melakukan validasi terhadap kelompok yang layak mendapat bantuan berdasarkan usulan dari kabupaten/kota.

Warga desa yang mendapat peralatan biogas ini akan mampu mandiri energi karena dari alat itu, mereka mampu memasak tanpa harus membeli elpiji atau membeli bahan bakar lain.

Mereka juga tidak membutuhkan PLN untuk mengaliri listrik, karena dari peralatan biogas dapat digunakan untuk menyalakan lampu dan barang elektronik.

Distribusi peralatan biogas pada 2015 ini sama dengan tahun 2014, yakni sama-sama 105 unit untuk kelompok ternak yang belum dilari listrik dari PLN.

Sistem kerja peralatan biogas sangat simpel, warga tinggal mengambil kotoran hewan baik dari sapi maupun dari kerbau, kemudian diaduk dalam tempat yang telah dihubungkan dengan peralatan, selanjutnya gas dari kohe akan disedot melalui peralatan biogas.

"Gas yang disedot dari alat itu dapat dimanfaatkan untuk memasak dan fungsi lain, termasuk dapat dijadikan sebagai alat penerangan, sehingga meskipun di desa belum ada PLN, namun warga sudah mampu mencukupi kebutuhan energi listrik," katanya.

Satu paket atau satu unit peralatan biogas yang dibantukan kepada warga terdiri dari instalasi pengolahan, dua lampu, mata kompor, dan satu alat memasak nasi. Sedangkan biaya pengadaan satu unit biogas pada sekitar Rp18 juta dengan kapasitas pada kisaran 4 hingga 5 kubik, sehingga mampu digunakan untuk dua kepala keluarga.

Peralatan biogas katanya, tidak terlalu sulit dalam perawatannya karena peralatannya cukup sederhana. Masalah yang sering terjadi hanyalah buntu pada pipa sehingga hal itu sangat mudah memperbaikinya.gf.



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 44.000,- / Kg/BH Update: 15 November 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 21.000,- / Kg/BH Update: 15 November 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 15 November 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 15 November 2017 Tempat: Pasar