img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

 Gubernur:Secara Bertahap  Daging Luar Dikurangi
Para Peserta Rakor Ketahanan Pangan 2015

Gubernur:Secara Bertahap Daging Luar Dikurangi

Kamis, 05 Maret 2015

SAMARINDA-Gubernur  Kaltim  H Awang Faroek menegaskan tekad besar daerah ini menjadi lumbung daging sapi dengan  secara bertahap dan perlahan mengurangi permintaan daging dari luar daerah.

"Untuk mencapai itu ditempuh berbagai cara  diantaranya mendatangkan sapi indukan non lokal dan lokal mempergunakan dana  APBN serta APBD" ucap Gubernur Kaltim  pada acara Rakor Pangan terpadu se Kaltim  Tahun 2015 di di Lamin Etam kantor Gubernur Kaltim, Kamis (5/3).

Memberikan paparan gubernur menuturkan bahwa potensi Indonesia menjadi negara lumbung pangan baik di tingkat regional maupun internasional sangat tinggi. Faktor lain yang mempengaruhi  ketahanan pangan Kaltim adalah, ekonomi masyarakat makro cukup kuat sehingga beberapa kali krisis pangan melanda dunia, namun Kaltim dapat  melewati krisis dengan tetap stabilnya kondisi pangan.

Dalam menghadapi persoalan rawan pangan akibat dari pemanasan global dan perubahan iklim, Kaltim bertekad memenuhi ketersediaan pangan (swasembada) dengan ketersediaan padi (beras), jagung, kacang kedelai, ubi kayu, daging sapi dan ikan serta sayur mayur dan hortikultura lainnya sampai 2018 yang akan datang, sehingga tidak lagi banyak tergantung pada pasokan daerah lain.

Kaltim memiliki modal dasar untuk menjadi lumbung padi nasional. Kaltim memiliki potensi air yang berlimpah, agroklimat yang sesuai serta ketersediaan lahan. Untuk itu lima Provinsi di Kalimantan berkomitmen meningkatkan produksi beras untuk pemenuhan beras masing-masing provinsi dan yang lebih utama adalah berkontribusi terhadap pemenuhan cadangan beras nasional.

“Jika kita sudah bisa memenuhi ketersediaan pangan (swasembada) maka bukan tidak mungkin kita juga bisa memasok kebutuhan pangan bagi daerah lain di Indonesia atau bahkan negara lain di dunia,” jelasnya.supriyadi.



Kembali
Running Text Test 2 | Daging Babi (Has) Rp. 100.000,- / Kg Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Sapi Potong (BH) Rp. 45.000,- / Kg/BH Update: 10 Juli 2018 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 25.500,- / Kg/BH Update: 10 Juli 2018 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 3.000,- / Butir Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Kambing (BH) Rp. 80.000,- / Kg/BH Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pedagang | Ayam Buras Rp. 110.000,- / Ekor Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.800,- / Butir Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 10 Juli 2018 Tempat: Pasar