img
img

Dinas Peternakan

Provinsi Kalimantan Timur

Perjanjian Kerjasama Dirjen PKH dengan Polri Untuk Membatasi Pemotongan Hewan

Perjanjian Kerjasama Dirjen PKH dengan Polri Untuk Membatasi Pemotongan Hewan

Sabtu, 13 Mei 2017

Guna meningkatkan peningkatan populasi sapi dan kerbau di tanah air dan menuju swasembada daging pada tahun 2026. Pada tanggal 9 Mei 2017 bertempat di Jakarta, Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menjalin perjanjian kerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia  mengenai Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif (Nomor: 09001/HK.230/F/05/2017 - Nomor: B/44/V/2017).

Penandatangan perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh drh. I Ketut Diarmita, M.P selaku Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Komisaris Jenderal Polisi Drs. Putut Eko Bayuseno, S.H selaku Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia.

Perjanjian yang berisi mengenai Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif (ruminansia besar dan ruminansia kecil) meliputi:

  1. Pertukaran data dan/atau informasi dalam rangka kegiatan pengendalian pemotongan ternak ruminansia betina produktif sesuai dengan perundang-undangan. Saling menjaga dan bertanggung jawab terhadap kerahasiaan data dan/atau informasi yang diterima sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  2. Bantuan pengamanan yang berupa penjagaan, pengawalan dan patrol yang dilaksanakan oleh kedua pihak.
  3. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, focus group discussion yang dilakukanoleh petugas dinas peternakan dan kesehatan hewan provinsi dan kabupaten/kota.
  4. Pembinaan kepada masyarakat dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang peraturan perundang-undangan pelarangan pemotongan ternak ruminansia betina produktif. Pembinaan kepada para pelaku usaha, jagal, peternak, asosiasi Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) dan/atau pihak terkait lainnya. Pembinaan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi berupa penyuluhan, focus group discussion, atau kegiatan lainnya.

Hasil perjanjian kerjasama ini nantinya akan diteruskan kepada masing-masing penanggung jawab, yaitu Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Polri akan menunjuk Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri dan Kepala Korps Binmas Baharkam Polri pada tingkat Mabes Polri (Polri), Kepala Biro Pembinaan Operasional (Karobinopsnal) Baharkam Polri, Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda di Provinsi dan Kepala Kepolisisan Resor (kapolres) di Kabupaten/Kota.

Dasar hukum larangan pemotongan sapi betina produktif adalah Undang-Undang No.18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat 2 bahwa ternak ruminansia betina produktif dilarang disembelih karena merupakan penghasil ternak yang baik, kecuali untuk keperluan penelitian, pemuliaan atau untuk keperluan pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan.

Dalam UU Nomor 18 Tahun 2009 disebutkan, pemotong sapi betina produktif dapat dihukum pidana kurungan paling singkat tiga bulan dan paling lama sembilan bulan dan atau denda paling sedikit Rp5 juta dan paling banyak Rp25 juta. Kalau pelakunya jagal, maka izin usahanya bisa dicabut, sebagai bentuk sanksi apabila terbukti melanggar.



Kembali
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur | Flashnews >>> Disnak Kaltim Raih Juara 3 Lomba Website Tingkat Nasional Tahun 2015 -- Gubernur: Swasta Harus Dukung 2 Juta Sapi -- Kaltim Terima 10.000 Sapi Indukan Brahman Cross | Sapi Potong (BH) Rp. 44.000,- / Kg/BH Update: 21 November 2017 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 20.500,- / Kg/BH Update: 21 November 2017 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 2.500,- / Butir Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Kambing (BBH) Rp. 50.000,- / Kg/BH Update: 21 November 2017 Tempat: Pedagang | Ayam Buras (1,5 kg) Rp. 107.500,- / Ekor Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 125.000,- / Kg Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.300,- / Butir Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar | Daging Kambing Rp. 140.000,- / Kg Update: 21 November 2017 Tempat: Pasar