img
img

Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan

Provinsi Kalimantan Timur

Sapi Kebutuhan Natal dan Tahun Baru Tiba di Samarinda Melalui Jalur Tol Laut

Senin, 12 November 2018

SAMARINDA - Ketersediaan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat Kaltim hingga akhir tahun 2018 dinilai telah mencukupi. Terpenuhinya kebutuhan daging sapi itu, setelah KM Camar Nusantara 5, kapal khusus ternak yang merupakan program tol laut Presiden Joko Widodo sandar di pelabuhan Samarinda, jalan Yos Sudarso, Rabu (7/11/2018) malam tadi.

Kapal tersebut membawa 498 sapi jenis Bali asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menempuh perjalanan kurang lebih empat hari dari pelabuhan Kupang. Nantinya, sapi-sapi tersebut akan didistrubusikan ke rumah pemotongan hewan, maupun jagal hewan, yang selanjutkan di pasarkan ke setiap daerah di Kaltim.

"Sapi ini didatangkan untuk kebutuhan konsumsi, bukan untuk dikembangbiakan. Karena yang datang semuanya jantan," ucap Kepala Dinas Peternakan Kaltim, Dadang Sudarya, Kamis (8/11/2018). "Sapi ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada Natal dan Tahun baru 2018. Untuk memenuhi kebutuhan daging segar masyarakat," tambahnya. Lanjut dia menjelaskan, tibanya KM Camar Nusantara 5 ke Kaltim merupakan yang keenam kalinya membawa sapi untuk konsumsi, keseluruhan telah terdapat 2.598 ekor sapi yang didatangkan.

Kebutuhan konsumsi daging sapi di Kaltim tergolong tinggi, hal itu dipengaruhi karena terdapat perusahaan-perusahaan yang membutuhkan daging sapi untuk karyawannya, termasuk tempat usaha rumah makan. Dalam setahun, Kaltim membutuhkan sekitar 65 ribu sapi guna dapat memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi.

Selama ini, Kaltim masih mengandalkan kiriman sapi dari luar daerah guna memenuhi kebutuhan daging sapi. Sebanyak 72,2 persen sapi didatangkan dari luar daerah, sisanya berasal dari peternak lokal. “Dari lokal, kita hanya mampu memenuhi kebutuhan daging sapi sekitar 27,8 persen saja, dan kebutuhan terpenuhi dengan mendatangkan dari luar daerah, karena kebutuhan daging di Kaltim cukup tinggi”, kata Dadang.

Untuk program pengembang biakan sapi di Kaltim, pihaknya juga telah melakukan upaya, dengan mendatangkan bibit dari NTT, Sulawesi Tengeh, Sulawesi Selatan, pulau Jawa, termasuk dari luar negeri, namun hingga saat ini pasokan daging dari lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltim.

Program tol laut Presiden Joko Widodo menurutnya sangat tepat, karena kapal yang digunakan memang khusus untuk ternak, dan terdapat petugas kesehatan di kapal yang dapat mengontrol kondisi sapi yang dibawa. "Yang datang ini kondisinya sehat semua, karena dibawa dengan kapal khusus yang didesain agar hewan tidak stres, jadi bobotnya tidak berkurang," tutupnya. (*)

Penulis  : Christoper Desmawangga
Editor    : Trinilo Umardini 
Sumber : Tribun Kaltim edisi Kamis 8 Nopember 2018

 



Kembali
Info Harga Peternakan >> | Daging Babi (Has) Rp. 100.000,- / Kg Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Sapi Potong (BH) Rp. 48.000,- / Kg/BH Update: 26 Maret 2019 Tempat: RPH Samarinda | Broiler Hidup (1 kg) Rp. 23.000,- / Kg/BH Update: 26 Maret 2019 Tempat: Peternak | Telur Itik Rp. 3.000,- / Butir Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Kambing (BH) Rp. 80.000,- / Kg/BH Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pedagang | Ayam Buras Rp. 110.000,- / Ekor Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Daging Sapi Murni Rp. 130.000,- / Kg Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Telur Ayam Ras Rp. 1.600,- / Butir Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Telur Ayam Kampung Rp. 2.000,- / Butir Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar | Itik Rp. 65.000,- / Ekor Update: 26 Maret 2019 Tempat: Pasar