Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur (DPKH Kaltim) Edukasi Kesehatan Hewan Qurban
Samarinda, menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, permintaan hewan qurban meningkat secara signifikan seiring kewajiban umat muslim yang mampu untuk berkurban. Dalam acara "Ngobrol Pintar dan Inspiratif" yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur memberikan edukasi tentang Kesehatan Hewan Qurban menjelang Lebaran. Acara tersebut dihadiri oleh drh Siti Saniatun Sa'adah, M.Si, selaku Kepala Bidang Pasca Panen dan Kesmavet, serta drh Yulis Tanty, Ketua Tim Kesmavet.
Berikut adalah kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur menjelang Hari Raya Qurban 1444 H:
1. Pelatihan dan sertifikasi kompetensi juru sembelih Halal (Juleha) telah dilaksanakan pada tanggal 29 Mei hingga 4 Juni 2023, yang melibatkan petugas RPH di kabupaten/kota Kaltim, komunitas Juleha, DSH, dan petugas masjid-masjid.
2. Dilakukan pengadaan bantuan peralatan potong hewan qurban untuk memastikan pemotongan dilakukan dengan tepat dan sesuai dengan prinsip kehalalan.
3. Sosialisasi tata cara pemotongan hewan qurban dilakukan di beberapa masjid di wilayah Samarinda, guna memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
4. Penyebaran informasi mengenai pemotongan hewan qurban melalui leaflet yang disebar ke masjid-masjid di wilayah Samarinda.
5. DPKH telah membentuk Tim pengawasan dan Pemeriksaan hewan kurban dan daging kurban 2023 untuk memastikan kualitas dan keamanan hewan qurban dan dagingnya.
6. Setiap kabupaten/kota telah melaksanakan pemeriksaan hewan qurban di lapak penjualan hewan qurban sebagai langkah pengawasan.
7. Rencananya, akan dilaksanakan edukasi tentang pemotongan ternak qurban yang halal dan penanganan daging qurban yang higienis, serta penyerahan bantuan peralatan potong hewan qurban secara simbolis pada tanggal 27 Juni 2023.
8. Tim provinsi akan melakukan pemeriksaan ante mortem hewan kurban pada H-2 dan pemeriksaan post mortem pada Hari Raya dan hari setelahnya (H+1).
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan hewan qurban serta memastikan pemotongan dan penanganan daging qurban dilakukan dengan baik dan sesuai standar kehalalan dan kehigienisan. Semua ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keamanan hewan qurban yang dikurbankan oleh umat muslim di Kalimantan Timur.