Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Dinas PKH Cek Kesehatan Hewan Kurban di Tenggarong
10 Juli 2020 Admin Website Berita 70
Dinas PKH Cek Kesehatan Hewan Kurban di Tenggarong Wawancara Kadis PKH dengan TVRI terkait kesehatan hewan kurban

TENGGARONG - Tim Teknis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kaltim bersama Tim Teknis Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban di Tenggarong.

Kepala DPKH Kaltim Dadang Sudarya mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha setiap tahunnya. Dan kegiatan tim guna memastikan hewan qurban dalam keadaan sehat di kandang penampungan maupun kandang-kandang pemeliharaan.

"Kita ingin memastikan hewan qurban yang diperjualbelikan dalam keadaan sehat," kata Dadang Sudarya didampingi Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kab.Kukar Sutikno, disela pemeriksaan kesehatan hewan qurban di Tenggarong, Jumat (10/7/2020).

Dadang Sudarya menambahkan pemeriksaan yang dilakukan tim antara lain tanda-tanda fisik seperti kondisi gigi dan tanduk, umur, sampel darah, pemeriksaan cacing feses sapi, serta pemeriksaan dari sisi kesahatan lainnya.

"Pemeriksaan dilakukan dua kali, yaitu saat hidup atau sebelum penyembelihan (antemortem) dan saat mati atau setelah penyembelihan (post mortem). Walaupun sebelumnya, saat hewan akan dikirim, terlebih dulu melalui periksaan Karantina daerah asal ternak," papar Dadang.

Selanjutnya, ungkap Dadang, saat akan masuk ke Kaltim kembali diperiksa pihak Karantina daerah tujuan, Sehingga hewan-hewan qurban baik sapi maupun kambing bisa dipastikan aman, sehat dan bebas dari penyakit,

Hari ini, hewan-hewan qurban yang diperiksa di tiga lokasi, yakni pedagang sapi di Jalan Jelawat, Kelompak Ternak Mekar Sari Bukit Biru dan Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Kukar di Jalan Tambak Rel Tenggarong.

"Alhamdulillah, semuanya memenuhi syarat sebagai hewan qurban dan diberikan stiker sehat. Walaupun ada ditemukan sapi dan kambing yang belum cukup umur, kita tidak berikan stiker dan disarankan kepada pemiliknya untuk tidak dijual," ungkap Dadang Sudarya.(mar/yans/humasprov kaltim)

Sumber: Humas Prov. Kaltim


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb