Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Kaltim Integrasi 10.000 Sapi Dengan Sawit
20 Februari 2015 Admin Website Berita 319
Kaltim Integrasi 10.000 Sapi Dengan Sawit Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya, saat mengunjungi peternakan di Makroman, Samarinda

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, pola integrasi peternakan sapi dengan tanaman kelapa sawit ini untuk membantu mewujudkan populasi sapi sebanyak 2 juta ekor pada 2018, makanya tahun ini Kaltim mendapat bantuan 10.000 ekor dari pemerintah pusat.

Jumlah sapi indukan yang mencapai 10.000 ekor tersebut merupakan sapi jenis Brahman Cross (BC) dari Australia, sehingga sapi impor tersebut diharapkan terus beranak pinak setelah dirawat oleh para kelompok tani ternak yang tersebar di Kaltim.

Sapi sebanyak itu akan dibagikan kepada 200 kelompok tani ternak di kabupaten dan kota se-Kaltim, seperti untuk 50 kelompok ternak di Kabupaten Paser, 50 kelompok di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kemudian 30 kelompok ternak di Kabupaten Berau, 30 kelompok di Kabupaten Kutai Timur, 30 kelompok ternak di Kabupaten Penajam Paser Utara, dan untuk empat kelompok ternak di Kabupaten Kutai Barat.

Sedangkan peternak yang tersebar di Kota Balikpapan, Samarinda, Bontang, dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), masing-masing hanya dua kelompok yang akan mendapat bantuan pengembangan integrasi sapi-sawit tersebut.

Masing-masing kelompok akan mendapatkan bantuan sebanyak 50 ekor sapi indukan jenis BC. Sedangkan jumlah anggota kelompok rata-rata 20 orang per kelompok.

Kelompok tani ternak yang mendapat bantuan integrasi sapi-sawit ini adalah mereka yang memiliki perkebunan sawit, sehingga mereka tidak perlu repot bekerjasama dengan petani sawit karena telah memiliki lahan sendiri.

Pihaknya optimis program populasi 2 juta ekor sapi pada 2018 bisa tercapai, karena bukan hanya pemerintah pusat yang menganggarkan pengadaan sapi, tetapi juga dari Pemprov Kaltim, pemerintah kabupaten/kota, perusahaan, dan dari perbankan melalui program kredit ternak. (gf)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb