Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
NTPT (Peternakan) Desember 2019 mengalami peningkatan 0,58 persen terhadap November 2019.
03 Januari 2020 Admin Website Berita 184
NTPT (Peternakan) Desember 2019 mengalami peningkatan 0,58 persen terhadap November 2019.

NTPT Desember 2019 mengalami peningkatan 0,58 persen terhadap November 2019. Peningkatan NTPT pada bulan ini disebabkan karena It naik 0,56 persen sedangkan Ib turun 0,02 persen. Peningkatan It terjadi pada kelompok ternak kecil, unggas, dan hasil ternak. Sementara itu, kelompok ternak besar mengalami penurunan. Selanjutnya, peningkatan Ib terjadi pada kelompok konsumsi rumah tangga (0,10 persen) sedangkan kelompok BPPBM mengalami penurunan (-0,25 persen). 

NTP Provinsi Kalimantan Timur Desember 2019 sebesar  94,68 atau naik 0,17 persen dibanding NTP pada bulan November 2019. Peningkatan NTP disebabkan oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). NTP per subsektor Provinsi Kalimantan Timur Desember 2019 yaitu Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 95,11; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 93,18;

Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 80,21; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 111,18 dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 105,34. Pada Desember 2019, tiga subsektor mengalami peningkatan NTP, yaitu subsektor tanaman pangan (0,05 persen), subsektor tanaman perkebunan rakyat (1,45 persen), dan subsektor peternakan (0,58 persen). Sementara itu, dua subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor hortikultura (-1,35 persen) dan subsektor perikanan (-0,14 persen). Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Kalimantan Timur Desember 2019 sebesar 106,65 atau naik 0,28 persen dibanding NTUP pada bulan November 2019 yang tercatat sebesar 106,36. Ada 3 subsektor pertanian yang mengalami peningkatan NTUP, yaitu subsektor tanaman pangan, tanaman perkebunan rakyat, dan peternakan. 

Indeks Harga yang Diterima Petani (It) merupakan nilai produksi yang dijual petani dari tiap jenis barang hasil pertanian. Dari Indeks  Harga  yang  Diterima  Petani  (It)  dapat dilihat fluktuasi  harga barang-barang yang dihasilkan petani. Pada Desember 2019, Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 125,56; menunjukkan bahwa tingkat harga produksi pertanian pada Desember 2019 mengalami kenaikan secara rata-rata 25,56 persen terhadap produk yang sama pada tahun dasar (2012). 

NTUP pada Desember 2019 mengalami peningkatan dengan persentase peningkatan 0,28 persen. Peningkatan NTUP terjadi karena It naik 0,32 persen sedangkan indeks BPPBM hanya naik 0,04 persen. Jika dilihat menurut subsektor, ada 3 subsektor pertanian yang mengalami peningkatan NTUP, yaitu saitu subsektor tanaman pangan (0,19 persen), subsektor tanaman perkebunan rakyat (1,48 persen), dan subsektor peternakan (0,82 persen). Sementara itu, dua subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor hortikultura (-1,22 persen) dan subsektor perikanan (-0,13 persen). 

Hanya NTUP pada subsektor tanaman perkebunan rakyat yang memiliki nilai rasio di bawah 100. Hal ini menunjukkan bahwa petani subsektor perkebunan rakyat mengalami penurunan dalam hal perdagangan dimana harga yang mereka bayar (khususnya untuk produksi pertanian pada subsektor perkebunan rakyat) mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada harga yang mereka terima terhadap tahun dasar (tahun 2012).

Sumber: BPS Kalimantan Timur


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb