Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
NTPT (Peternakan) Kembali Mengalami Penurunan
02 Oktober 2020 Admin Website Berita 40
NTPT (Peternakan) Kembali Mengalami Penurunan Press Release NTP oleh BPS Kaltim

Pada bulan September 2020, NTPT kembali mengalami penurunan. NTPT turun sebesar 0,01 persen terhadap bulan sebelumnya. Penurunan NTPT pada bulan ini disebabkan karena It turun sebesar 0,38 persen sedangkan Ib turun sebesar 0,37 persen.

Jika dilihat berdasarkan kelompoknya, peningkatan It hanya terjadi pada kelompok unggas dengan persentase peningkatan sebesar 0,09 persen. Sementara itu, tiga kelompok lainnya mengalami penurunan. Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok ternak besar sebesar 1,41 persen sedangkan penurunan terendah terjadi pada kelompok hasil-hasil ternak/unggas sebesar 0,91 persen. Selanjutnya, Ib pada kelompok konsumsi rumah tangga turun sebesar 0,29 persen sedangkan ib pada kelompok BPPBM turun lebih tinggi sebesar 0,45 persen.

NTP Provinsi Kalimantan Timur September 2020 sebesar 112,04 atau naik 1,57 persen dibanding NTP pada bulan Agustus 2020. Peningkatan NTP disebabkan oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dan turunya Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib).

NTP per subsektor Provinsi Kalimantan Timur September 2020 yaitu Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 101,00; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 102,63; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 127,22; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 102,07; dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 102,64.

NTUP pada September 2020 mengalami peningkatan dengan persentase peningkatan 1,39 persen. Peningkatan NTUP terjadi karena It naik sebesar 1,33 persen sedangkan indeks BPPBM turun sebesar 0,06 persen.

Jika dilihat menurut subsektor, terdapat dua subsektor yang mengalami peningkatan NTUP, yaitu subsektor tanaman perkebunan rakyat (3,93 persen) dan subsektor peternakan (0,07persen). Sementara itu, tiga subsektor pertanian lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor tanaman pangan (-0,62 persen), subsektor hortikultura (-1,89 persen) dan subsektor perikanan (-0,32 persen).

NTUP pada semua subsektor memiliki nilai rasio di atas 100. Hal ini menunjukkan bahwa petani pada kelima subsektor tersebut mengalami peningkatan dalam hal perdagangan dimana harga yang mereka terima mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada harga yang mereka bayar (khususnya untuk produksi pertanian pada subsektor tanaman perkebunan rakyat) terhadap tahun dasar (tahun 2018).

Sumber: BPS Prov. Kaltim 


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb