Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Optimalkan Integrasi Sapi-Sawit-Tambang
23 Maret 2015 Admin Website Berita 155
Optimalkan Integrasi Sapi-Sawit-Tambang Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya

"Pemanfaatan sapi sebanyak itu adalah untuk integrasi dengan perkebunan kelapa sawit sebanyak 10.000 ekor, kemudian sisanya yang 1.000 ekor untuk integrasi sapi dengan lahan eks tambang batu bara di sejumlah kawasan di Kaltim," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya.

Sapi-sapi yang akan didatangkan ke Kaltim melalui bantuan Kementerian Pertanian, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan tersebut, merupakan sapi indukan jenis Barhman Cross asal  Australia.

Bantuan tersebut merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan 2 juta ekor sapi di Provinsi Kaltim pada 2018, sehingga dalam beberapa tahun ke depan Kaltim akan mampu swasembada daging asal sapi dan mampu menjadi salah satu daerah di Indonesia sebagai penyuplai sapi.

Dalam upaya menambah populasi sapi, lanjut dia, melalui APBD Kaltim 2015 juga dialokasikan anggaran untuk pembelian sapi bibit pejantan dan betina sebanyak 2.200 ekor.

Sapi-sapi yang dibeli oleh Kaltim ini kemudian segera didistribusikan kepada sejumlah kelompok ternak yang tersebar di kabupaten maupun kota, karena para kelompok ternak tersebut sebelumnya telah mengusulkan untuk mendapatkan bantuan bibit sapi.

Jumlah sebanyak 2.200 ekor sapi bibit dan indukan itu terdiri dari 950 ekor sapi bunting jenis Brahman Cross (BC) dan sapi Bali sebanyak 1.250 ekor.

Di tanga para peternak, diyakini sapi indukan itu akan terus berkembang karena mereka juga mendapat sejumlah pelatihan, di antaranya teknik pemeliharaan yang tepat, optimalisasi kawin alam, program kawin suntik, dan lainnya sehingga tiap tahun sapi indukannya akan beranak pinak. 

Jadi, kata dia lagi, dalam upaya mencapai target populasi sapi di Kaltim hingga menjadi 2 juta ekor pada 2018, bukan hanya mengharapkan bantuan dari APBN, tetapi dari APBD Kaltim bersama kabupaten dan kota juga memiliki peran masing-masing.   

Rincian pihak yang membantu percepatan 2 juta ekor sapi di Kaltim adalah Pemerintah RI melalui APBN, APBD Kaltim, APBD kabupaten dan kota, dari perbankan melalui kredit ternak, perusahaan tambang dengan integrasi sapi-lahan eks tambang, perusahan sawit melalui integrasi sapi-sawit, dan pengembangan oleh peternak. (gd)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb