Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Penurunan NTPT (Peternakan) di Bulan Agustus
02 September 2020 Admin Website Berita 28
Penurunan NTPT (Peternakan) di Bulan Agustus

Pada bulan Agustus 2020, NTPT mengalami penurunan setelah sebelumnya mengalami peningkatan. NTPT turun sebesar 0,57 persen terhadap bulan sebelumnya. Penurunan NTPT pada bulan ini disebabkan karena It turun sebesar 0,76 persen sedangkan Ib hanya turun sebesar 0,19 persen.

Jika dilihat berdasarkan kelompoknya, peningkatan It terjadi pada kelompok ternak kecil dan kelompok hasil-hasil ternak/unggas dengan persentase peningkatan masing-masing sebesar 0,94 persen dan 1,39 persen. Sementara itu, kelompok ternak besar dan kelompok unggas mengalami penurunan dengan persentase penurunan masing-masing sebesar 0,28 persen dan 1,03 persen. Selanjutnya, Ib pada kelompok konsumsi rumah tangga turun sebesar 0,50 persen sedangkan ib pada kelompok BPPBM naik sebesar 0,17 persen.

NTP Provinsi Kalimantan Timur Agustus 2020 sebesar 110,31 atau naik 1,90 persen dibanding NTP pada bulan Juli 2020. Peningkatan NTP disebabkan oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) dan turunya Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib).

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Kalimantan Timur Agustus 2020 sebesar 111,14 atau naik 1,60 persen dibanding NTUP pada bulan Juli 2020 yang tercatat sebesar 109,39. Terdapat tiga subsektor yang mengalami peningkatan NTUP, yaitu subsektor tanaman pangan, subsektor tanaman perkebunan rakyat, dan subsektor perikanan.

Jika dilihat menurut subsektor, terdapat tiga subsektor yang mengalami peningkatan NTUP, yaitu subsektor tanaman pangan (0,05 persen), subsektor tanaman perkebunan rakyat (4,37 persen), dan subsektor perikanan (0,40 persen). Sementara itu, dua subsektor pertanian lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor hortikultura (-1,91 persen) dan subsektor peternakan (-0,92 persen) .

NTUP pada semua subsektor memiliki nilai rasio di atas 100. Hal ini menunjukkan bahwa petani pada kelima subsektor tersebut mengalami peningkatan dalam hal perdagangan dimana harga yang mereka terima mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada harga yang mereka bayar (khususnya untuk produksi pertanian pada subsektor tanaman perkebunan rakyat) terhadap tahun dasar (tahun 2018).

Sumber: BPS Prov. Kaltim


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb