Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Peternakan Kaltim Serap 5.400 Pekerja
14 November 2014 Admin Website Berita 152
Peternakan Kaltim Serap 5.400 Pekerja Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya
"Di sisi lain, seiring pertumbuhan sektor peternakan, maka sub sektor pendukungnya seperti pembibitan, budidaya, dan penyaluran sarana produksi juga menjadi peluang usaha yang membutuhkan tenaga kerja banyak," ujar Kepala Dinas Peternakan Kalimantan Timur (Kaltim) Dadang Sudarya. Dia juga mengatakan bahwa sektor peternakan di daerah sangat menjanjikan, karena hingga saat ini mayoritas kebutuhan masyarakat dari sektor peternakan harus diimpor dari luar Kaltim. Sejumlah kebutuhan pangan dari hasil ternak yang masih didatangkan dari luar Kaltim itu di antaranya daging sapi, kambing, dan produk turunannya seperti susu dan lainnya. Oleh karena itu dia berharap kepada peternak di Kaltim agar terus mengembangkan peternkannya menjadi skala besar, apalagi dengan adanya kemudahan yang difasilitasi Pemprov Kaltim, seperti adanya pinjaman modal dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim dan Bank Negara Indonesia (BNI). Dia juga berharap munculnya investor untuk mengembangakan ternak ruminansia (peternakan besar), karena hingga kini di Kaltim belum ada pengusaha yang mengembangkan sapi skala besar. Sedangkan yang paling banyak digeluti pengusaha ternak adalah sub sektor ayam pedaging. Jenis usaha ini lebih digemari karena keuntungannya lebih cepat, di samping dipicu dengan investasi bidang pembibitan dan didukung tersedianya beberapa toko sarana pakan ternak. Dia juga mengatakan bahwa tingkat konsumsi masyarakat Kaltim terhadap pangan asal ternak cukup tinggi, tetapi kondisi itu belum diimbangi dengan produksi lokal sehingga masih harus mendatangkan dari luar daerah. Kondisi tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang usaha besar bagi investor dan peternak untuk terus mengenbangkan peternakannya. Sebagai contoh, produksi daging dari peternak Kaltim pada 2012 sebanyak 57.339 ton, naik menjadi 59.710 ton pada 2013, sedangkan konsumsi daging pada 2012 sebanyak 58.851 ton kemudian naik menjadi 61.483 ton pada 2013. Ini berarti Kaltim masih kekurangan daging sebanyak 1.512 ton pada 2012, kemudian pada 2013 masih kekurangan sebanyak 1.773 ton daging. Apabila peternak lokal terpacu mengembangkan, maka ke depan Kaltim tidak perlu membeli ternak dari luar daerah. (gf)

Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb