Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Targetkan 57 Juta Ekor Ayam di Akhir 2014
21 November 2014 Admin Website Berita 259
Targetkan 57 Juta Ekor Ayam di Akhir 2014 ilustrasi peternakan ayam di Kaltim

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya meyakini, bahwa target target tersebut bisa tercapai karena tiap tahun populasi ayam di Kaltim terus naik, sedangkan pada 2013 lalu populasinya sudah mencapai 56.534.323 ekor baik berupa ayam petelur, ayam buras, maupun ayam pedaging.

Rincian jumlah target yang mencapai 57.665.009 ayam baik di Provinsi Kaltim maupun Provonsi Kaltara itu adalah, untuk ayam bukan ras (buras) sebanyak 7.272.210 ekor, ayam ras petelur sebanyak 1.219.658 ekor, dan ayam ras pedaging sebanyak 44.678.797 ekor.

Apabila dirinci per daerah, maka target pencapaian terbanyak hingga akhir 2014 adalah yang harus dicapai oleh peternak di Kota Balikpapan yang mencapai 6.122.554 ekor ayam ras pedaging, 73.440 ekor ayam ras petelur, dan 49.286 ekor ayam buras.

Target terbanyak kedua adalah yang harus dicapai oleh peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara yang mencapai 11.464.397 ekor ayam ras pedaging,  765.000 ekor ayam ras petelur, dan sebanyak 2.946.328 ekor ayam buras.

Berada di urutan ketiga adalah target yang harus dicapai oleh peternak di Kota Samarinda yang sebanyak 8.280.870 ekor ayam ras pedaging, 243.867ekor ayam ras petelur, dan sebanyak 474.411 ekor ayam buras.

Berdasarkan data 2013, tingkat konsumsi daging ayam buras di Kaltim mencapai 6.695,6 ton, konsumsi daging ayam petelur sebanyak 524,6 ton, dan konsumsi daging ayam ras pedaging sebanyak 48.049,1 ton, atau total konsumsi ayam pada 2013 mencapai 55.269,3 ton.

Berdasarkan data 2013 tersebut, berarti peternak ayam di Kaltim masih belum mampu mencukupi kebutuhan daging ayam, atau masih kekurangan sekitar 1 ton daging ayam jika rata-rata 1 ekor ayam sama dengan 1 kilogram (kg).

Kekurangan ini selain menjadi tantangan juga menjadi peluang usaha bagi peternak setempat untuk meningkatkan populasinya, sehingga pedagang ayam tidak perlu mendatangkan ayam dari luar daerah. (g)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb