Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Bisnis Hewan Kurban Dipastikan Tetap Jalan
30 Juni 2020 Admin Website Berita 60

Samarinda. Kegiatan bisnis jual beli hewan kurban diyakini tetap berjalan normal. Sebab, pandemic virus corona tidak akan mampu menghalalngi masyarakat untuk menjalankan ibadah. Namun, tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, seluruh bisnis jual beli hewan kurban masih boleh dilakukan. Tetapi, penyelenggaraan jual beli hewan kurban harus dilakukan di pasar maupun kandang-kandang penjualan.

“penjual, pekerja dan pebeli harus mengikuti protocol kesehatan agar terhindar dan aman dari penularan Covid19”, jelasnya, Senin (29/6). Dadang menjelaskan, cara penyelenggaraan kegiatan jual beli di tempat penjualan hewan kurban akan dilakukan sesuai surat edaran Ditjen PKH Kementerian Pertanian bahwa minimal ada emapt cara. Yakni selalu jaga jarak (physical distancing), tempat penjualan memiliki alur pergerakan orang satu arah. Juga, jarak antar orangsetidaknya 1 meter. Tapi sebaiknya penjualan dilakukan secara online.

Selain itu, pada pekerja, penjual dan pembeli harus menggunakan masker, memakai baju lengan Panjang dan sarung tangan. Setiap orang masuk atau keluar tempat penjualan harus cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Hindari jabat tangan atau kontak langsung, serta menerapkan etika batuk, bersin dan meludah.

Di tempat jual beli hewan kurban, juga perlu menyiapkan alat pengukur suhu tubuh setiap pintu masuk oleh petugas atau pekerja yang menggunakan alat pelindung diri (masker dan face shield). Selayaknya, penjual dan pekerja dari luar daerah memiliki syrat keterangan sehat dari rumah sakit atau puskesmas. Jadi perlu penerapan hygiene dan sanitasi.

Selain menyiapkan fasilitas dan penerapan protokol kesehatan ketat, juga tempat penjualan dibersihkan dan disinfektan secara berkala. Bagi pembeli yang sedang sakit tidak perlu ke tempat penjualan. “Dengan menjalankan itu, kami yakin bisnis jual beli hewan kurban tidak akan terganggu”, pungkasnya. (ctr/ndu/k8)

Sumber: Kaltim Post edisi Selasa 30 Juni 2020


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb