Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Disnak Targetkan 178.580 Sapi Akhir 2014
20 November 2014 Admin Website Berita 153
Disnak Targetkan 178.580 Sapi Akhir 2014 Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya

Menurut Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya, target tersebut dapat tercapai, apalagi berdasarkan data 2013, jumlah populasi sapi di Kaltim sudah mencapai 114.738 ekor.

Di sisi lain, sepanjang 2014 pihaknya juga telah melakukan pengadaan sekaligus mendistribusikan ribuan ekor sapi, di antaranya mendistribuskan 550 ekor sapi ke pasa sejumlah kelompok ternak untuk program Pengembangan Village Breeding Centre (VBC), atau Pusat Pembibitan Ternak di kawasan perdesaan.

Kemudian untuk kelompok ternak di Kabupaten Berau yang mendapat 200 ekor sapi, melalui program Pengembangan Perbibitan, agar ke depan mampu mencukupi kebutuhan sapi bibit bagi warga setempat.

Selanjutnya untuk kelompok ternak di Kabupaten Kutai Barat mendapat bantuan sebanyak 150 ekor sapi, melalui program Pengembangan Budidaya Ternak Sapi. Termasuk sejumlah program lain baik yang telah maupun yang sedang dijalankan pada 2014.

Sedangkan sebaran sapi yang berjumlah 114.738 berdasarkan datan 2013 itu, antara lain sapi yang dipelihara oleh peternak di Kabupaten Kutai Kartanegara mencapai 25.640 ekor.

Kemudian di Kabupaten Kutai Timur terdapat 17.177 ekor, di Kabupaten Paser terdapat 14.136 ekor, Kabupaten Berau 11.575 ekor, Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 11.531, di Kabupaten Nunukan sebanyak 8.847 ekor, di Kutai Barat terdapat 7.582, di Bulungan terdapat 5.569 ekor, di Kota Samarinda terdapat 3.772 ekor.

Berikutnya sapi di Kota Balikpapan terdapat 2.962 ekor, di Kabupaten Malinau ada 2.287 ekor, di Kota Tarakan terdapat 1.976 ekor, di Kabupaten tana Tidung terdapat 971 ekor, dan di Kota Bontang terdapat 712 ekor.

Jumlah sapi tersebut belum termasuk sapi perah yang tersebar di sejumlah kabupaten maupun kota. Dia berrharap peternak terus meningkatkan populasi sapi yang dipelihara melalui sistem kelahiran yang dihasilkan dari kawin suntik maupun kawin alam. (gf)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb