DPKH Gelar Pemeriksaan Kebuntingan Ternak & IB
Dari hasil Upsus Siwab tersebut, diharapkan bisa meningkatkan reproduksi sapi atau kambing yang ada di Kaltim.
“Optimalisasi reproduksi sapi dan ternak melalui kawin suntik/ kawin alam. Kami juga lakukan penanggulangan status reproduksi. Jadi, saluran reproduksi sapi itu diperiksa, untuk mengetahui apakah saluran reprosuksinya normal atau tidak. Jika ada gangguan, maka akan dilakukan pengobatan,” ucapnya.
Bagian dari Upsus Siwab tersebut, juga fokus pada bagaimana pakan sapi-sapi yang ada di Kaltim..
“Ada juga rangkaian Upsus Siwab, yakni perbaikan pakan ternak, untuk sapi-sapi yang kurus. Karena terbatas, kami prioritaskan untuk sapi-sapi jenis Brahman Cross. Selain itu, kami juga lakukan sosialisasi terkait larangan pemotongan ternak yang produktif. Biasanya, usia produktif ternak itu dibawah 8 tahun. Ini yang diharap tidak boleh dilakukan pemotongan,” ucap Dadang.
Sumber: tribun kaltim (terbit:4 Januari 2018)
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Januar Alamijaya