Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Jangan Lepas Kami Pak... !
30 November 2020 Admin Website Berita 61
Jangan Lepas Kami Pak... ! Ketua KT. Banteng Perjuangan

Tahun ini Pemprov Kaltim memberikan bantuan sebanyak 15 ekor sapi untuk Kelompok Tani Banteng Perjuangan di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kutai Barat. Saat ini di mini ranch mereka terdapat 92 ekor sapi terdiri dari 35 ekor jantan dan 57 ekor betina.

Kepada Gubernur Isran Noor yang datang berkunjung ke mini ranch tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kubar Petrus menjelaskan bahwa apa yang diharapkan Gubernur Isran Noor sudah dibuktikan oleh warga Kampung Muhur.

"Pengembangan ternak ini murni dilakukan warga Benuaq di sini Pak Gubernur," kata Petrus. Pemkab Kutai Barat juga bertekad untuk menjadikan kabupaten berslogan Tanaa Purai Ngeriman itu sebagai sentra pengembangan ternak sapi di Kalimantan Timur.

Sementara perihal ujian berat pengelolaan kelompok ternak sapi ini disampaikan Ketua Kelompok Tani Banteng Perjuangan Cornelius Unta. Awalnya mereka mendapat bantuan dari APBN sebanyak 50 ekor sapi (46 betina dan 4 ekor jantan. Kala itu anggota mereka sekitar 30 orang.

Namun sayang, karena musim kemarau dan cara kelola yang kurang baik, puluhan sapi mati. Anggota mereka pun tinggal hanya 10 orang. Namun berkat dukungan provinsi, kabupaten dan PT GBPC yang memberikan lahan hingga 25 hektar, maka mereka bisa kembali melanjutkan pengembangan ternak sapi hingga 92 ekor saat ini.

Jumlah anggota mereka pun kembali bertambah menjadi 23 orang. Hingga saat ini tidak kurang dari 25 sapi sudah laku terjual. "Jangan lepaskan kami Pak Gubernur. Karena kami masih ingin mengembangkan miniranch ini lebih besar lagi. Kami tidak ingin dibantu terus, karena pada saatnya kami juga ingin mandiri," tegas Cornelius Unta.

Sumber: humasprovkaltim


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb