Pengembangan Integrasi Sapi - Kelapa Sawit

03 Juli 2022 Muhammad Al-ikqrham Berita 171
Pengembangan Integrasi Sapi - Kelapa Sawit Pengembangan Integrasi Sapi - Kelapa Sawit

Balikpapan - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur Munawwar, S.T.,M.Si hadir pada acara Diskusi Publik ”kebijakan daerah dalam implementasi sistem integrasi sapi-kelapa sawit untuk mendukung supply chain daging sapi di ibu kota negara” pada Hari Sabtu 2Juli 2022 di Hotel Golden Tulip Balikpapan.

Acara diskusi publik diselenggarakan oleh Red Meat and Cattle Partnership (RMCP) yang bekerjasama dengan SISKA Supporting Program (SSP). Hadir perwakilan RMCP Paul Boon sebagai Strategic Advisor Indonesia Australia RMCP dan Wahyu Darsono selaku Team Leader SSP.

 

Narasumber yang hadir yaitu Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) Kementerian Pertanian Prof Inyak Ilham, Ketua Umum GAPENSISKA Joko Iriantono, dan Prof. Dr. Ir HM. Aswin MM Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur.


Pemerintah akan mulai memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, hal itu tentunya membuat wilayah IKN dan sekitarnya akan menghadapi tantangan baru dari berbagai aspek, salah satunya yaitu pada aspek penyediaan pangan protein hewani khususnya produk daging sapi. Tantangan tersebut sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat Kalimantan, khususnya Kaltim untuk mengembangkan peternakan sapi potong dengan berbasis pemanfaatan potensi lokal yang ada.

 

Potensi sumber daya ekonomi wilayah yang berkelanjutan yang bertumpu pada produktifitas pertanian dalam arti luas (pertanian tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan), perikanan kelautan dan pariwisata. Ke depannya sumber daya ekonomi terbarukan dan berkelanjutan ini akan menjadi andalan dalam aktifitas perekonomian Kaltim.

Jumlah Penduduk Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2021 mencapai 3.775.212 jiwa dengan konsumsi daging sapi per kapita per tahun mencapai 2,63 kg, sehingga total kebutuhan daging dalam setahun mencapai 9.928,81 ton atau setara dengan 62.852 ekor sapi per tahun. Total populasi sapi Kalimantan timur mencapai 121.290 ekor dan ketersediaan sapi yang dapat dipotong mencapai 11.166 ekor sehingga kita masih kekurangan sekitar 51.686 ekor. Kekurangan daging sapi ini masih dipenuhi dari luar daerah baik dalam bentuk daging beku maupun sapi potong. Untuk mencapai swasembada daging sapi diperlukan populasi dasar minimal sebanyak 550-600 ribu ekor.

Integrasi Sapi dan sawit salah satu alternatif untuk mewujudkan peningkatan populasi agar mencapai kata swasembada. Kita lihat dari data perkebunan bahwa Provinsi Kalimantan Timur sampai pada tahun 2021 memiliki lahan perkebunan kelapa sawit mencapai 1.392.965 Ha. Jika sistem pemeliharaan secara ektensif dengan asumsi 2 Ha untuk 1 ekor sapi maka potensi sapi yang dapat dipelihara mencapai 696.482 ekor.


Diharapkan agar semua para pemangku kepentingan atau para stakeholder agar bisa mengambil peran dalam menyukseskan pengembangan peternakan di Kalimantan Timur khususnya pengembangan sapi potong dengan pola SISKA. Tentu kita tidak ingin jadi penonton terus menerus tapi saatnya kita jadi pemain (produsen).

Dibeberapa provinsi telah berhasil melaksanakan Sistem Integrasi Sawit-Sapi (SISKA) seperti di Kalsel, Kalteng dan beberapa provinsi di Sumatera, karena itu kita perlu belajar dan mencontoh daerah-daerah yang telah berhasil dalam melaksanakan program tersebut sebagai salah satu upaya akselerasi dalam meningkatkan populasi sapi potong di Kalimantan Timur. Apabila Sistem Integrasi Sawit Sapi berhasil di implementasikan di Kalimantan Timur maka kedepannya Kaltim bisa menjadi lumbung sapi Nasional.


Melalui pertemuan ini diharapkan agar semua peserta dapat memberikan saran dan masukan terutama para pakar dan ahli sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan yang implementatif dan dapat diterima semua pihak. Diharapkan setelah ini dapat dibuat Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Sistem Integrasi Sawit Sapi sebagai pedoman sekaligus sebagai payung hukum bagi semua pelaku usaha.


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb | Redesigned By: Ramz