Sands Multimedia - 085708094363
admin@peternakan.kaltimprov.go.id 0541 - 743921 / 747745
Tiga Kampung di Berau Dikembangkan VBC
25 Oktober 2014 Admin Website Berita 430
Tiga Kampung di Berau Dikembangkan VBC Kepala Dinas Peternakan Kaltim Dadang Sudarya

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Kaltim Dadang Sudarya mengatakan, jumlah sapi yang diberikan untuk program VBC tersebut jumlahnya lebih banyak yang betina, yaitu hanya terdapat 10 ekor jantan dan selebihnya yang 90 ekor merupakan sapi betina. Semua sapi itu untuk peternak pembibit di kawasan perdesaan. Jumlah sapi yang dibantukan lebih banyak betina dengan harapan terjadi percepatan pertambahan populasi sapi, yakni para betina tersebut dapat bunting setiap tahun yang kemudian para anak-anak sapi yang dilahirkan juga bunting setelah dewasa, atau ketika menginjak usia 18-24 bulan. Dadang yang didampingi Kebid Perbibitan dan Budidaya Peternakan IG Made Jaya Adhi melanjutkan, tiga kampung di Kabupaten Berau yang mendapat bantuan pengembangan VBC pada 2014 ini adalah Kelompok Tani (Poktan) Tunas Mekar Jaya di Desa Kampung Bukit, Kecamatan Biatan Makmur Jaya. Poktan yang diketuai oleh Basuki tersebut mendapat bantuan pengembangn VBC sebanyak 34 ekor sapi, terdiri dari empat ekor jantan dan 30 sapi betina. Kemudian Poktan Bina Usaha Mandiri II di Kampung Bukit Makmur Kecamatan Segah. Poktan yang diketuai Marno tersebut mendapat bantuan pengembangan 33 sapi, terdiri dari 3 jantan dan 30 betina. Ketiga adalah Poktan Ideal di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kelompok yang diketuai Ahmad R tersebut mendapat bantuan [engembangan VBC sebanyak 33 ekor sapi, terdiri dari 3 pejantan dan 30 betina. Program VBC bertujuan untuk mempercepat berkembangnya populasi ternak sapi di Kabupaten Berau maupun di Provinsi Kaltim, terutama untuk mencukupi kebutuhan bibit maupun penggemukan, juga ke depan untuk melayani permintaan sapi bagi warga setempat maupun dari luar daerah. Menurutnya, VBC merupakan suatu kawasan untuk pengembangan peternakan yang berbasis pada usaha pembibitan ternak berbasis rakyat perdesaan, yakni bagi peternak yang tergabung dalam kelompok ternak pembibit. (gfr)


Artikel Terkait
Copyright 2019 © Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. Kaltim | Supported by BubuhanWeb