Menu

DPKH Kaltim Gelar Refresh Kader Siaga Rabies dan Zoonosis, Perkuat Pengendalian Penyakit Zoonosis

 09 Juli 2026
 Fauzan
 Berita
 134
DPKH Kaltim Gelar Refresh Kader Siaga Rabies dan Zoonosis, Perkuat Pengendalian Penyakit Zoonosis

DPKH Kaltim Gelar Refresh Kader Siaga Rabies dan Zoonosis, Perkuat Pengendalian Penyakit Zoonosis

Samarinda, 9 Juli 2026 – Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Refresh Kader Siaga Rabies (Kasira) dan Kader Siaga Zoonosis (Kasizo) secara hybrid sebagai upaya memperkuat kapasitas kader dalam mendukung pengendalian penyakit zoonosis di daerah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala DPKH Provinsi Kalimantan Timur, drh. Arief Murdiyatno, yang menekankan pentingnya peran kader sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kewaspadaan dan edukasi masyarakat terhadap penyakit zoonosis.

Materi disampaikan oleh drh. Vitasari Safitri, M.Si. dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian secara daring, serta Andi Hebri Fitratullah, S.KM. dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.

Kader Siaga Zoonosis memiliki peran strategis sebagai ujung tombak di masyarakat, mulai dari memberikan edukasi, membantu deteksi dini, melaporkan kasus gigitan hewan penular rabies, mendorong vaksinasi hewan, hingga menjadi penghubung antara masyarakat dengan petugas kesehatan dan petugas veteriner. Kehadiran kader juga mendukung pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan pelayanan minimal pengendalian zoonosis prioritas, seperti rabies, antraks, leptospirosis, bruselosis, dan avian influenza.

Di Kalimantan Timur, program kader dimulai pada tahun 2023 sebagai Kader Siaga Rabies (Kasira) di Kabupaten Berau, kemudian diperluas pada tahun 2024 ke Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Sejak tahun 2025, program tersebut berkembang menjadi Kader Siaga Zoonosis (Kasizo) dengan pembentukan kader di Kecamatan Samarinda Ilir dan Sungai Kunjang.

Hingga saat ini, Kalimantan Timur memiliki 125 Kader Siaga Zoonosis yang tersebar di tiga kabupaten/kota, terdiri atas unsur aparat desa, kader posyandu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi serta penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah memperkuat koordinasi dan peran kader dalam mendukung pengendalian zoonosis di Kalimantan Timur.

diposting oleh

...

Admin Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur

GPR

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Timur adalah instansi pemerintahan yang bergerak dalam mengolah peternakan yang ada di kalimantan timur untuk mengciptakan lahan ternak yang lebih luas agar dapat memenuhi target kebutuhan daging tiap tahunnya.