FGD Dinamika Bisnis Kambing dan Domba: DPKH Dorong Pengembangan Produksi Lokal
FGD Dinamika Bisnis Kambing dan Domba: DPKH Dorong Pengembangan Produksi Lokal
FGD Dinamika Bisnis Kambing dan Domba: DPKH Dorong Pengembangan Produksi Lokal
Samarinda, 13 Agustus 2026 – Potensi pasar daging kambing dan domba di Kalimantan Timur menjadi perhatian dalam Focus Group Discussion (FGD) Dinamika Bisnis Kambing dan Domba yang diselenggarakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan dibuka oleh Kepala DPKH Kaltim, drh. Arief Murdiyatno, dan dihadiri narasumber via daring, Tarmuji dari CV. Muji Jaya Farm, peternak milenial, serta pelaku usaha kambing dan domba se-Kalimantan Timur.
Data menunjukkan populasi kambing di Kaltim menurun dari 68.997 ekor pada 2021 menjadi 44.904 ekor pada 2025. Di sisi lain, konsumsi daging domba meningkat signifikan dari 16,51 ton menjadi 125,45 ton pada periode yang sama. Sementara populasi domba meningkat dari 694 ekor pada 2021 menjadi 2.823 ekor pada 2025, menunjukkan adanya peluang pengembangan usaha yang cukup besar.
Arief Murdiyatno menekankan pentingnya membangun kemitraan antara peternak, pengusaha, pemerintah, pedagang, rumah makan, hotel, katering, usaha aqiqah, hingga pasar kurban untuk memperkuat ekosistem usaha kambing dan domba.
Selain peningkatan produksi, pengembangan usaha juga perlu diarahkan dari hulu hingga hilir, tidak hanya menjual ternak hidup, tetapi juga menghasilkan karkas, daging segar, daging beku, hingga produk olahan. Dengan demikian, nilai tambah usaha peternakan dapat dipertahankan dan dikembangkan di Kalimantan Timur.