Jelang Iduladha 1447H DPKH Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
Jelang Iduladha 1447H DPKH Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
Menjamin Hewan Kurban Sehat dan Aman di Kalimantan Timur
Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat edukasi dan pengawasan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan aman.
Melalui dialog interaktif bersama RRI Samarinda Pro 1, disampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan menjadi langkah awal yang sangat penting. Hewan kurban yang ditemukan tidak sehat perlu dipisahkan, diisolasi, dan tidak diperjualbelikan sebelum mendapat penanganan serta penilaian lebih lanjut dari petugas kesehatan hewan.
Selain kesehatan hewan, aspek kesejahteraan hewan juga menjadi perhatian. Hewan kurban harus mendapatkan tempat penampungan yang layak, tidak kehujanan atau kepanasan, tersedia pakan dan air minum, serta tidak mengalami stres, lapar, haus, atau sakit. Kondisi ini penting agar hewan tetap sehat dan memenuhi persyaratan sebagai hewan kurban.
Upaya pencegahan penyakit juga terus dilakukan melalui vaksinasi PMK, LSD, dan Jembrana, peningkatan biosekuriti, serta pengawasan lalu lintas ternak. Sapi atau ternak yang baru datang juga perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum digabungkan dengan ternak lain.
Kesehatan hewan kurban bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan komitmen bersama dari peternak, pedagang, panitia kurban, pengurus masjid, dan masyarakat. Mari lebih cermat memilih hewan kurban yang sehat, cukup umur, tidak cacat, tidak kurus, serta berasal dari sumber yang jelas.
Kurban sehat, ibadah berkah, daging aman untuk masyarakat.