Bimtek KOHE di Bontang Dorong Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Kompos Ramah Lingkungan
Bimtek KOHE di Bontang Dorong Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Kompos Ramah Lingkungan
Bimtek KOHE di Bontang Dorong Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Kompos Ramah Lingkungan
Bontang, 5 Maret 2026 – Bimbingan Teknis (Bimtek) KOHE digelar di Puskeswan Kota Bontang melalui kolaborasi antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur dengan Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Bontang.
Kegiatan ini ditujukan kepada kelompok penerima manfaat program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) Tahun 2026 di Kota Bontang. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula Pendampingan Pembentukan Kelembagaan Koperasi PDKT yang diikuti oleh calon anggota koperasi sebanyak 24 orang, terdiri dari anggota KT. Pelopor dan KT. Baimbai.
Kegiatan Bimtek Pengolahan Kotoran Hewan (Kohe) dan Pendampingan Pembentukan Kelembagaan Koperasi PDKT diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dalam mengolah serta memanfaatkan kotoran hewan menjadi produk yang bernilai ekonomi serta diharapkan pula terbentuk kelembagaan Koperasi PDKT yang nantinya dapat menjadi kelembagaan yang solid dan mandiri dalam keberlanjutan usaha khususnya dibidang peternakan.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Bontang hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi mengenai pemanfaatan kotoran hewan sebagai sumber bahan organik yang bernilai ekonomi. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai potensi limbah peternakan yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat, khususnya kompos.
Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, kegiatan juga dilengkapi dengan post test yang dikerjakan oleh seluruh peserta setelah sesi pemaparan materi.
Selain pemaparan teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan berupa pengolahan kotoran kambing menjadi kompos. Praktik ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai teknik pengolahan limbah peternakan, sekaligus mendorong penerapan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di sektor peternakan.