DPKH Kaltim Gelar Evaluasi Program PDKT 2024-2025 dan Optimalisasi Reproduksi
DPKH Kaltim Gelar Evaluasi Program PDKT 2024-2025 dan Optimalisasi Reproduksi
DPKH Kaltim Gelar Evaluasi Program PDKT 2024-2025 dan Optimalisasi Reproduksi
Balikpapan, 18 November 2025 — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur gelar pertemuan evaluasi Program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) Tahun 2024–2025 sekaligus evaluasi program optimalisasi reproduksi. Kegiatan ini menghadirkan pendamping PDKT, serta perwakilan kabupaten/kota yang membidangi urusan peternakan dan kesehatan hewan.
Sejak program ini berjalan, telah terbentuk 21 koperasi PDKT di Kalimantan Timur, terdiri dari 9 koperasi pada tahun 2024 dan bertambah 12 koperasi pada tahun 2025, tersebar di Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kab Paser, Kab PPU, Kab Berau, Kab Kutai Kartanegara, Kab Kutai Timur, dan Kab Kutai Barat.
Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, ST, MT, membuka kegiatan dan menegaskan bahwa program PDKT bukan sebatas angka dan laporan, tetapi memiliki esensi mendalam bagi masa depan pangan daerah. Program ini diarahkan untuk mewujudkan Peternakan Kalimantan Timur yang Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Berkedaulatan Pangan demi kesejahteraan masyarakat.
Setiap kabupaten/kota penerima program memaparkan perkembangan kegiatan, realisasi bantuan, serta hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan. Peserta bersama-sama mengidentifikasi capaian dan tantangan pelaksanaan program, menganalisis akar permasalahan, serta merumuskan langkah perbaikan dan inovasi untuk peningkatan kinerja koperasi PDKT.
Selain sesi evaluasi, kegiatan juga diisi materi sosialisasi Permentan No. 12 Tahun 2025 tentang Pelayanan Perkawinan Ternak, yang disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Perbibitan dan Produksi, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Iqbal Alim, S.Pt., M.Si.
Kegiatan ditutup dengan koordinasi terkait persiapan pelaksanaan PDKT Tahun 2026, yang diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak lebih luas bagi penguatan sektor peternakan rakyat di Kalimantan Timur.